Gondokusuman, Bernas
Rektor IAIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta Prof Dr Amin Abdullah menepis keraguan sebagian kalangan civitas akademika yang meragukan kesiapan perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk berubah menjadi universitas. Menurutnya, keraguan itu berlatarbelakang pesimisme yang berlebihan.

Kita optimis untuk ke arah itu. Kalau tidak berpikir optimis, kita tidak maju-maju,” kata Rektor IAIN Suka Prof Dr Amin Abdullah saat ditemui Bernas di Gedung Rektorat, Rabu (13/2).

Kalau benar terealisasi, tekad Amin itu berarti akan segara menyusul IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Untuk keperluan itu kampus Islam negeri satu-satunya di Kota Pelajar Yogyakarta, itu sedang mempersiapkan berbagai upaya sebelum benar-benar menjadi universitas.

“Yang kita lakukan adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dahulu. Kita sedang menyekolahkan banyak tenaga pengajar kita, khususnya menyangkut keilmuan umum seperti psikologi, komunikasi dan ekonomi,” kata Amin yang juga Ketua PP Muhammadiyah itu.

Upaya lain yang ditempuh adalah penambahan program studi (prodi). Diterangkannya, pihaknya bersama petinggi IAIN lain sedang melakukan kajian serius tentang masalah ini. Penambahan prodi akan dilakukan secara bertahap dengan pertimbangan yang matang.

Ditanya apakah fakultas ilmu-ilmu agama tidak akan termarginalkan oleh fakultas ilmu umum yang nantinya akan bermunculan, Amin menyatakan tidak. Nilai strategis perubahan IAIN menjadi universitas justru terletak pada pendekatan antara ilmu agama dan ilmu umum.

Dikatakan Amin, proses persiapan menuju perubahan itu memang tidak mudah dan memerlukan cukup waktu. “Tapi kira-kira 2 atau tiga tahun mendatanglah,” ungkapnya optimis.

Meskipun sebatas rencana, perubahan itu memang mengundang pro kontra,  terutama di kalangan staf pengajar. Mereka yang menentang rencana itu beralasan, dengan 5 fakultas yang ada saja IAIN masih kewalahan, apalagi dengan tambahan sejumlah fakultas lain. Karena itu mereka lebih berharap kepada pimpinan IAIN untuk fokus pada keilmuan agama. (cr9)

BERNAS, SENIN KLIWON 18 FEBRUARI 2002