YOGYA (KR) – Perubahan Institut Agama Islam Negei (IAIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta menjadi universitas tampaknya sudah pasti. Meski, perubahan itu kemungkinan masih 2-3 tahun lagi, namun pihak Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Departemen Agama (Depag) sudah menerima proposal rencana perubahan tersebut.

“Kalau proposal sudah diajukan dan diterima, berarti pihak Islamic Development Bank selaku donatur tinggal melakukan fact finding (pengecekan) ke sini,” ujar Pembantu Rektor (PR) I IAIN Suka, Drs Akhmad Minhaji MA PhD saat berbincang dengan wartawan seusai dirinya dilantik menjadi PR I baru-baru ini.

Menurut Minhaji yang juga ditunjuk sebagai Ketua Tim untuk merumuskan perubahan IAIN menjadi universitas ini, selain fakultas yang sudah ada, kelak setelah berubah meiyadi universitas akan ditambah empat fakultas baru yakni ekonomi, ilmu sosial dan politik (isipol), psikologi dan teknik.

Walaupun ada penambahan empat fakultas, bukan berarti setelah menjadi universitas IAIN Suka akan menjadi perguruan tinggi (PT) umum. “Sama sekali tidak, karena fakultas yang selama ini ada justru akan makin dikokohkan,” ujar Minhaji.

Pihaknya meyakinkan agar tak mengkhawatirkan perubahan IAIN menjadi universitas. Sebab, ‘roh’ Islam PT ini tetap dipertahankan. Tak perlu khawatir, Fakultas Tarbiyah, Syariah, Dakwah, Adab maupun Ushulluddin menjadi terjepit, namun akan terus dikembangkan,” tegasnya. Menjawab pertanyaan soal kapan perubaahan itu akan terlaksana, Minhaji menyatakan, kemungkinan masih 2-3 tahun lagi.

Namun, dipastikan September 2004, penambahan program baru sudah mulai diujicobakan. la berharap, kelak PT ini mampu menjawab tantangan zaman yakni turut berperan dalam membangun masyarakat madani. (Obi)-o

KEDAULATAN RAKYAT, SABTU PAHING 2 MARET 2002 (17 BESAR 1934)