YOGYA (KR) 05/04/2008 09:10:02 YOGYA (KR) – Bimbingan konseling tidak hanya orientasinya di sekolah, tetapi juga bisa melebar ke masyarakat. Hal ini tidak lepas dari bimbingan konseling berkembang seiring dinamika masyarakatnya. Seperti halnya Bimbingan Konseling Islam (BKI) kini telah berkembang memiliki konsentrasi BKI di sekolah dan masyarakat dengan spesifikasi studi Islam.
Demikian ditegaskan Prof Bahri Gazali, Ketua Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga dan Drs Muhsin Kalida MAg (dosen Psikologi Anak dan Remaja UIN Sunan Kalijaga) kepada KR belum lama ini. Dikatakan Gazali, BKI ini memang tidak bisa mengabaikan dinamika masyarakat.
“Bimbingan Konseling tidak hanya melulu siswa, juga bisa masyarakat menemui banyak kendala,” katanya. Maka BKI Fakultas Dakwah UIN Suka dalam perkembangan terakhir juga memfokuskan konsultasi BKI berada di balai desa bagi masyarakat dan sekolah untuk siswa. Konsultasi BKI di balai desa bisa membina keluarga sakinah, juga persoalan psikologi dan kaitan dengan keagamaan. Dibenarkan Muhsin Kalida, selaku dosen dan sering melakukan pendampingan, program studi ataupun jurusan BKI memang idealnya merespons dinamika masyarakat. “Jangan sampai prodi atau jurusan justru tertinggal dari kebutuhan masyarakatnya,” kata Muhsin juga Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) DIY. Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, mahasiswa memang dilibatkan dengan berbagai program yang dilakukan jurusan. BKI Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga telah menjalin kerja sama dengan Depag DIY, seperti menyelenggarakan Training Pengelola BP4, Training Cara Penyuluhan, Workshop Sertifikasi Guru BP. Menyinggung prospek kerja dari jurusan BKI, sangat terbuka luas, khususnya BKI di sekolah dan masyarakat. (Jay)-s

 

sumber: (Fakultas Dakwah)