Animo mahasiswa di Yogyakarta dan Jawa Tengah untuk melanjutkan studi keluar negeri cukup tinggi, salah satunya yaitu Negara  Prancis. Berdasarkan kunjungan Campus France ke beberapa universitas menunjukan 60 persen mahasiswa ingin melanjutkan ke luar negeri. Melihat kenyataan ini, senin 21 Januari 2012, UIN Sunan Kalijaga bekerja sama dengan Lembaga Indonesia Prancis (IFI-LIP), menandatangani MoU pendirian “Warung Prancis”. Warung Prancis segera hadir di Pusat Bahasa , Agama dan Budaya UIN Sunan Kalijaga, dan akan diresmikan dibulan Februari 2013.

Warung Prancis kedua di Yogyakarta dan merupakan yang ke lima di Indonesia ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang perguruan tinggi di Prancis bagi mahasiswa yang berminat meneruskan studi di Prancis. Di sana juga akan diadakan berbagai kegiatan pengenalan kebudayaan dan pelatihan  bahasa Prancis. Diambilnya kata “warung”, bertujuan untuk lebih mendekatkan pada nilai-nilai budaya lokal yang ada, yang bermakna ramah dan serba ada. Dengan demikian “warung Perancis” akan memberikan kenyamanan bagi para pengguna dan pengunjungnya.

Selain di Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), juga akan meresmikan “Warung Prancis”, berikutnya Semarang, Purwokerto, Purworejo, Salatiga dan lainya. MoU didirikannya Warung Prancis, bertempat di Gedung Pusat Bahasa, Agama dan Budaya  UIN Sunan kalijaga, ditandatandani oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Musa Asy’arie dan Direktur IFI Yogyakarta, Xavier Ricard, Senin, 21 Januari 2013, di Gedung Pusat Bahasa, Agama dan Budaya kampus UIN Sunan Kalijaga. (Doni T W-Humas UIN Suka).