Dalam rangkaian sesi Seminar nasional dan Forum KPI se-Indonesia, hari ini, Rabu (09/10) di University Hotel Yogyakarta, Dr. Muhammad Zain, Kasubdit Pengembangan Akademik Ditjen Pendis Kemenag RI, mengungkapkan pentingnya membangun confidence untuk kita semua. Terutama untuk mahasiswa-mahasiswa perguruan tinggi Islam.
Seminar ini dihadiri oleh utusan-utusan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) se-Indonesia.

Tentang makna penting confidence, disebutkan dalam blognya, success is about confidence not about personal background, kata ibu negara Amerika, Michelle Obama. Sukses sangat ditentukan oleh percaya diri, dan bukan atas dasar latar belakang seseorang.

Muhammad Zain mengutarakan sebuah buku berjudul Lead with a Story, karangan Paul Smith. Buku ini merekomendasikan pentignya kekuatan bercerita bagi pemimpin perusahaan. Pemimpin besar biasanya juga bertindak sebagai pencerita yang handal (storyteller). Sebab, cerita dapat menyemangati dan memberi inspirasi.
Dalam salah satu perjalanannya ke Amerika, di salah satu perpustakaan perguruan tinggi Amerika, banyak diisi dengan novel. Kenapa novel, bukan buku-buku yang lain. Karena dengan membaca novel, disana ada banyak karakter manusia, ada banyak lika liku kehidupan.

Masih menurut Muhammad Zain, Yusuf Qardhawi, dalam buku Fiqh al-Jihad, menyebutkan bahwa jihad modern itu adalah jihad menulis dengan baik. Bukan lagi jihad dengan mengangkat senjata. Sehingga selain oral, juga harus bisa menulis. Ada satu buku yang menarik, tentang menulis yaitu How to Write Short karangan Roy Peter Clark.

Saat ini, ada 180 situs agama yang berbahaya di Indonesia, ungkap Muhammad Zain. “Menurut disertasi kawan saya, ahli komunikasi UI, situs-situs tersebut banyak merujuk pada kitab-kitab dimana pengarangnya menulis di masa kejatuhan Baghdad.” Dalam masa-masa tersebut para penulis banyak mengalami ketidakpercayaan pada dirinya.
“Penting bagi Bapak Ibu untuk mengetahui isi informasi situs-situs Islam tersebut, karena itulah yang dianut oleh anak-anak muda sekarang.”

Melengkapi paparannya tersebut, Muhammad Zain juga menyebutkan ciri penting generasi saat ini, yang merupakan net generation. Satu, cepat mengambil keputusan. Dua, bisa melakukan beberapa hal dalam satu waktu (multitasking).

“Jadi tugas kita, membuat anak didik kita bagaimana bisa confidence,” tutup Muhammad Zain mantap.