Dalam pidatonya saat pelaksanaan Wisuda kemarin, Bapak Rektor UIN Suka, Prof. Dr. H. Musa Asy’arie mengatakan, di penghujung tahun 2013 saat ini, menurut para ahli kependudukan, Indonesia telah mulai memasuki masa surplus demografi. Tenaga kerja usia produktif melimpah. Peningkatan usia produktif ini diharapkan mendorong tumbuhnya kreatifitas-kreatifitas baru di dunia usaha yang dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan konsumsi domestik dan menciptakan kelas menengah-kelas menengah baru. Dengan begitu, deviden demografi ini akan mendorong laju pertumbuhan perekonomian Indonesia semakin tinggi.

Namun demikian, surplus demografi dapat menjadi bencana besar, jika mereka yang berada pada usia produktif ini tidak memiliki kreatifitas dan tidak pula terserap dalam dunia kerja. Sehingga mereka bukannya memiliki pekerjaan, tetapi justru menjadi pengangguran. Semakin tinggi angka pengangguran terbuka maka akan semakin besar potensi kerawanan sosial yang mungkin ditimbulkan.

Kita bisa belajar dari gejolak di Mesir, yang salah satunya dipicu oleh meningkatnya usia produktif yang menganggur sampai mencapai 35%. Tentu kita tidak menginginkan apa yang terjadi di Mesir, terjadi di negeri ini.

Lulusan sarjana seperti juga lulusan UIN Sunan Kalijaga yang akan menambah jumlah usia produktif, diharapkan memiliki kreatifitas dan produktifitas kerja yang tinggi, sehingga bisa menopang usia produktif yang lain. Menciptakan lapangan kerja yang seluas luasnya.
Lulusan Perguruan Tinggi harusnya menjadi tumpuan harapan untuk ikut serta mengatasi masalah pengangguran di negeri ini, dengan ikut serta menciptakan lapangan pekerjaan, bukan malah mencari-cari pekerjaan. (uin-suka.ac.id)