Ada yang menarik saat Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga (FDK UIN Suka) Waryono memberi sambutan acara pelepasan wisuda tadi (03/04). Menurutnya, SARJANA itu Santun, Agamis, Rajin, Jalan Terus, Action, Nasionalis.

Santun yaitu menjadi sarjana dengan profil santun. “Performance itu penting, penampilan itu penting,” kata Waryono.

Agamis itu ketika di masyarakat bisa menampilkan lulusan UIN yang religius.

Rajin itu rajin membangun jejaring sosial. Kesuksesan alumni kebanyakan dari jejaring yang telah dibuat seniornya.

Jalan terus artinya tidak berhenti. “Harus ada sustainability. Jangan melamar (kerja, red) 2 kali, tidak diterima, ‘ya sudahlah, ijasahnya dibuang saja…’,” kelakarnya. “Tirulah Honda, atau Thomas Alfa Edison yang tidak gampang menyerah meski gagal berkali-kali.”

Action menurutnya tidak cuma NATO. No action, talk only. “Harus ada action, bukan terus-terusan berwacana,” katanya.

Yang terakhir Nasionalis yaitu bangga menjadi warga Indonesia, dimanapun tempatnya.

Pelepasan wisuda ini bertempat di gedung teatrikal FDK UIN Suka. Hadir pula wali mahasiswa diwakili oleh bapak Suwarto, ayahanda Toyyib Alamsyah, wisudawan terbaik tercepat periode ini.

Wisuda kali ini adalah wisuda periode II untuk tahun akademik 2013/2014. Akan diikuti 99 wisudawan-wisudawati. 31 diantaranya lulus dengan predikat cumlaude.

Wisuda akan dilaksanakan di Gedung Multipurpose UIN Suka besok Sabtu dan Minggu,5-6 April 2014. (ahmd)