UIN Sunan Kalijaga menjadi salah satu dari sepuluh peraih Top National Winner TeSca Award 2014. Penghargaan ini diberikan pada malam penganugerahan TeSCA 2014 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel JS Luwansa, Kuningan Jakarta, Selasa (17/6) kemarin.

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. H. Musa Asy’arie menerima penghargaan ini secara langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhammad Nuh dan Direktur Utama PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) Tbk. Arif Yahya.

Sepuluh peraih Top National Winner lainnya adalah : ITB, ITS, Unair, Universitas Bina Nusantara, Universitas Budu Luhur, Undip, Universitas Gunadarma, UI, Unnes, dan Unpad.

Penghargaan TeSCA 2014 dibagi dalam 4 kategori yaitu, Top National TeSCA Winner, Excellence TeSCA Achiever, Outstanding TeSCA Achiever dan The Highest Leap. Dari sekitar 600 perguruan tinggi peserta TeSCA 2014, terpilih 53 perguruan tinggi yang menerima penghargaan pada malam tersebut.

Tentang TeSCA
TeSCA adalah sebuah program self assessment untuk mengukur pemanfaatan Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) perguruan tinggi di Indonesia dengan menggunakan metode “ZEN Framework” yang akan mengukur beragam komponen mulai dari infrastuktur, aplikasi, sumberdaya manusia, hingga komponen kebijakan dan sebagainya.

TeSCA diinisiasi oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk bekerjasama dengan Dirjen Perguruan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Teknologi dan Komunikasi Nasional (Detiknas), dan Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Aptikom).

Tentang Metodologi ZEN Framework
“ZEN Framewok” adalah suatu metodologi self assessment yang dikembangkan tiga profesor yang juga bertindak sebagai Dewan Juri TeSCA, yaitu : Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D, Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit, dan Prof. Ir. Nizam MSc., Ph.D.

Metode ini tersusun atas delapan parameter penilaian yaitu : (1) Suprastruktur Kampus, (2) Infrastruktur Teknologi, (3) Profil Pemangku Kepentingan, (4) Ragam Pemanfaatan Aplikasi, (5) Strategi Pendidikan Nasional, (6) Dampak dan Manfaat Penerapan Teknologi, (7) Komunitas Eksternal dan (8) Adopsi Trend.

Selanjutnya dari delapan parameter tersebut, dikembangkan ke dalam 39 sub parameter, yang kemudian diwujudkan menjadi 120 buah pertanyaan / kuesioner yang terkait pengukuran dan perkembangan pemanfaatan TIK di perguruan tinggi.