Para Nasarumber pada Pelatihan dan Survey Indeks Kualitas Program Siaran Televisi, di gedung PAU UIN Sunan Kalijaga, Selasa (28/4).

Para Nasarumber pada Pelatihan dan Survey Indeks Kualitas Program Siaran Televisi, di gedung PAU UIN Sunan Kalijaga, Selasa (28/4).

Peran pertelevisian Indonesia harus semakin baik, sehingga bisa mempengaruhi semakin baiknya peradaban. Harap Supardiono, M.H., Komisioner KPI DIY, pada Pelatihan dan Survey Indeks Kualitas Program Siaran Televisi, di gedung PAU UIN Sunan Kalijaga, kemarin (28/4).

Menurut Supardiono, jika merujuk pada UU Pertelevisian, program-program siaran televisi hendaknya mematuhi apa yang digariskan dalam UU tersebut, diantaranya :

  • Menjaga moralitas dan nilai-nilai agama serta jati diri bangsa.
  • Meningkatkan SDM.
  • Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Meningkatkan kesadaran dan ketaatan hukum dan disiplin nasional.
  • Mencegah monopoli kepemilikan media dan meningkatkan persaingan media secara sehat.
  • Menyebarkan informasi yang seimbang dan bertanggungjawab.

Survey berguna untuk menentukan rating program siaran, yang dilakukan secara memadai, diharapkan, penentuan rating akan berkorelasi dengan kualitas program siaran. “Tidak mengelabuhi perusahaan-perusahaan pemasang iklan dan setiap media televisi di negeri ini akan terpacu untuk semakin meningkatkan kualitas program siarannya,” jelas Supardiono.

Iswandi Syahputra, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial Humaniora, menambahkan, saat ini kita masih dihadapkan pada pertelevisian yang menciptakan kebutuhan palsu, rasa lelah/jenuh informasi, kontrol palsu, dan kecenderungan untuk meyakini realitas bagaimana yang di-konstruk-kan oleh media.

“Forum-forum seperti ini dimaksudkan untuk menggugah sikap kritis publik terhadap siaran-siaran televisi yang rendah kualitasnya,” tambah Iswandi, “sementara, program televisi dikatakan berkualitas bila mengandung unsur benar, baik dan bermanfaat sesuai kebutuhan dan kepentingan berdasarkan prinsip kemanusiaan.”

Sementara itu, Dr. Eriyanto, Ketua Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indonesia, memandu pelaksanaan survey yang melibatkan unsur-unsur yang mewakili berbagai elemen masyarakat Yogyakarta.

“Hasil survey ini akan menjadi masukan berharga untuk meningkatkan kualitas pertelevisian Indonesia,” kata Eriyanto. (uin-suka.ac.id)