Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDK UIN Suka akan mengadakan kuliah umum dengan tema “Muncul dan Berkembangnya Desa Wisata Bleberan: Peran Yang Harus Dimainkan Pendamping Masyarakat”. Kegiatan ini akan dilaksanakan besok hari Rabu, 30 September 2015, jam 8.00 pagi hingga selesai di Gedung Teatrikal FDK UIN Suka.

Panitia kegiatan menghadirkan Bapak Triharjono, mantan kepala desa Bleberan. Beliau akan ditemani Siti Aminah, S.Sos.I., M.Si. selaku moderatornya.

Pemikiran awal yang mendasari kegiatan ini adalah banyak strategi pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan, namun berbagai laporan menunjukkan hasilnya kurang baik.

“Saat ini wacana tentang penguatan desa santer dihembuskan. Setelah disahkannya UU Desa maka desa akan mendapatkan alokasi dana yang berlimpah untuk pemberdayaan masyarakat,” kata salah seorang panitia dalam rilisnya hari ini, “dana yang berlimpah ini jika dikelola dengan baik akan mendatangkan berkah, namun jika pemanfaatannya tidak sesuai dengan peruntukannya akan melahirkan musibah hukum.”

Salah satu desa, tambahnya, yang sebelum alokasi dana desa saja telah dianggap mampu membawa kemajuan adalah Desa Bleberan. Desa Bleberan mampu mengolah daerah Gunungkidul yang dahulu “dicandai” sebagai daerah kering dan miskin, saat ini berubah menjadi daerah yang banyak dikunjungi wisata, baik lokal ataupun mancanegara, karena potensi alam, baik itu karena keindahan goanya atau air terjun Srigetuk.

Desa Bleberan mengemas model pemberdayaannya dengan konsep “Desa Wisata”. Desa Wisata Bleberan telah mempunyai website sendiri, mempunyai dokumentasi film dengan judul Visit Sri Gethuk, wisata perahu, menghidupkan kembali tradisi budaya, dan kuliner-kuliner yang telah mati. Bahkan Desa Srigetuk mampu melakukan fungsinya untuk berjejaring dengan CSR bank.

“Jika kita berbicara tentang Sumber Daya Alam, sebenarnya sejak dulu SDA ini sudah, namun mengapa baru tahun-tahun ini potensi tersebut bisa mendatangkan berkah bagi masyarakatnya,” tanyanya retoris.

Berdasarkan latar belakang di atas, Jurusan PMI tertarik untuk mengetahui bagaimana proses muncul dan berkembangnya Desa Bleberan sehingga banyak dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri, bagaimana perencanaannya, bagaimana cara membangun jaringan, dan peran apa yang harus dan dapat dimainkan oleh pendamping untuk melakukannya di daerah lain. Hal tersebut dihubungkan dengan mahasiswa jurusan PMI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan potensi alam yang beragam juga, bagaimana ia dapat memulai mengembangkan daerah ini.

Kuliah Umum Jurusan PMI 2015

Kuliah Umum Jurusan PMI 2015