“Sebagai warga dunia, kita perlu kesadaran baru, bahwa kita sedang hidup bersama orang lain yang memiliki latar belakang kewarganegaraan, agama, sosial dan budaya yang berbeda.” — M. Amin Abdullah

Profesor Amin Abdullah berbicara sebagai keynote speaker dalam acara Dakwah Annual Conference 2015 hari ini di Convention Hall UIN Suka, menekankan mengenai perubahan-perubahan dunia yang terjadi dalam kurun waktu 150 tahun terakhir. Perubahan tersebut meliputi bidang sosial, budaya, dan agama.

“Globalisasi, migrasi, revolusi ilmu pengetahuan dan teknologi, eksplorasi ruang angkasa, penemuan arkeologis, evolusi dan genetika,” kata Amin Abdullah, “juga di bidang Sosial dan Humanities, seperti peningkatan literasi dan pendidikan umum, human dignity, greater interfaith interaction, equal citizenship, dan gender equality.”

Hal-hal yang berubah tersebut tentu menuntut perubahan cara pandang, sikap, dan aksi umat Islam mengenai tren dunia. Pula cara pandang dalam bidang dakwah. Bahwa dakwah bukan hanya masalah klasik, dakwah juga harus melihat permasalahan manusia sebagai warga dunia dalam segala aspeknya.

Untuk itu, Amin Abdullah juga menyebutkan poin-poin dakwah inklusif dan berkeadaban di era the global goals for sustainable development. Ada 17 poin diantaranya: no poverty, no hunger, good health, quality of education, gender quality, clean and water sanitation, renewable energy, good job and economic growth, innovation and infrastructure, reduced enequalities, sustainable cities and communities, responsible consumption, climate action, life below water, life on land, peace and justice, partnerships for the goals.

“Ini harus ditaruh di depan Dekan Fakultas Dakwah,” tekan Amin Abdullah.[]