Terkait pemberitaan sebuah media ( http://m.merdeka.com/peristiwa/14-mahasiswa-uin-yogya-ikut-ibadah-malam-natal-di-gereja-di-solo.html ) kami perlu menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:

  1. Pemberitaan media tersebut sangat tendensius dan cenderung sensasional bahkan dapat mengarah pada adu domba serta memecah belah umat.
  2. Pemberitaan tersebut hanyalah sebagian dari fakta dan kronologi yang ada sebenarnya.
  3. Mahasiswa yang menyaksikan (tidak mengikuti) prosesi Natal adalah mengikuti para mahasiswa/i prodi S2 Agama dan Filsafat Fakultas Ushuluddin, konsentrasi Studi Agama dan Resolusi Konflik pada  mata kuliah Studi al- Qur’an dan Perbandingan Kitab Suci  agama-agama. Mereka sedang melakukan partisipant observer tentang prosesi Natal sebagai bagian dari proses akademis-ilmiah. Mereka juga melakukan kegiatan  demikian pada prosesi Waisak, Nyepi, Imlek.
  4. Dr. Wahyu Nugroho  adalah  dosen Luar Biasa dalam tim dengan koordinator Dr. Baedowi.

Kami mengharapkan agar para pihak waspada dengan pemberitaan semacam itu dan arif menyikapi dengan melakukan cek and ricek kebenaran berita tersebut, serta tidak memberikan komentar yang dapat  menimbulkan keresahan pada masyarakat

Demikian klarifikasi ini disampaikan agar dapat meredakan kesalahpahaman di kalangan umat Islam dan ketegangan antar umat beragama di Indonesia. Mari kita bersama-sama saling menghormati dan saling memahami perbedaan secara bijak dan damai dalam semangat kebangsaan Bhineka Tunggal Ika. Mohon kiranya semua pihak dapat
membantu menyebarkan klarifikasi ini. Terima kasih atas kerjasamanya.

TTD
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta