Didik Riyanta alumni MD memberikan motivasi kepada calon alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 29 Agustus 2016

Didik Riyanta (tengah) -alumni jurusan Manajemen Dakwah- memberikan motivasi kepada calon alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 29 Agustus 2016

Didik Riyanta, alumni jurusan Manajemen Dakwah, membagikan pengalamannya kepada para calon alumni FDK Senin (29/8) kemarin di teatrikal FDK.

Didik bercerita, sebelum memegang amanah sebagai Wakil Direktur bagian Pendidikan di Muhammadiyah Boarding School Prambanan Yogyakarta, awalnya adalah penjaga sekolah dan bagian kebersihan SDIT.

Di awal kuliah, cerita Didik, harus sambil bekerja, untuk hidup dan biaya kuliah.

“Naik sepeda, sementara yang lain sudah naik motor bagus-bagus. Termasuk Pak Munif ini,” terangnya.

Satu angkatan dengan dosen MD, Munif Sholihan, Didik harus membagi waktu untuk bekerja karena tuntutan biaya.

Sedikit demi sedikit karirnya naik menjadi guru ekstra kurikuler SDIT, waka kesiswaan SMP MBS, kepala sekolah SMA MBS, wakil direktur SDM, selanjutnya wakil direktur bagian pendidikan.

Mengaku kurang bisa berbisnis, Didik memaksimalkan potensinya dalam bidang manajemen seperti apa yang dipelajarinya di bangku kuliah.

“Pahami dan sadari potensi diri dan karunia ilahi dalam diri kita masing-masing,” tuturnya.

Potensi diri seperti ulet, teliti, sabar, istiqomah, agamis, mudah bergaul, relasi banyak, sangat dibutuhkan untuk menjalani dunia kerja.

“Jangan satu minggu, ngga cocok, keluar; satu bulan ngga pas dengan suasana kerja, keluar,” ujarnya.

Selanjutnya, kenali kekurangan. Setelah itu pastikan satu pilihan dari banyak pilihan dari bekal potensi diri tersebut.

“Jangan pernah bermimpi sukses kalau kamu takut mengambil keputusan, takut gagal, takut menghadapi masalah, terlalu banyak mikir,” terang Didik.

Sukses itu, tandasnya, membutuhkan visi untuk melihat, iman untuk percaya, dan keberanian untuk melangkah.