kuliah-umum-bki-fakultas-dakwah-komunikasi-uin-sunan-kalijaga-yogyakarta-september-2016

Ibu Aloh Marchamah, pemilik katering “Daun Ketumbar” Jakarta membagikan cerita motivasinya, dalam kegiatan kuliah umum prodi BKI, kemarin (20/9) pagi, di teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Program Studi BKI menghadirkan ibu Aloh Marchamah untuk membagikan kisah motivasi kesuksesan dalam kegiatan kuliah umum bertema “Motivasi Berprestasi Sebagai Modalitas Utama Meraih Kesuksesan Hidup”, bertempat di Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi, kemarin (20/9) pagi.

Ibu Aloh Marchamah, pemilik katering “Daun Ketumbar” Jakarta, memaparkan, bahwa beliau yang tidak ada latar belakang pendidikan tinggi ini, berhasil meraih kesuksesan hidup sebagai pengusaha di bidang katering.

“Selama 5 tahun terakhir sudah melayani hampir 90 prosen kementrian dan juga langganan bagi Kepresidenan Republik Indonesia,” katanya.

Kegigihan dan pantang menyerah adalah budaya hidupnya. Selalu berdoa dan membangun komunikasi yang hangat dan akrab baik dengan keluarga, kolega maupun lawan bisnis adalah metodenya dalam meraih posisi yang dicapainya saat ini.

Semuanya berawal dari hobi. Begitupun ketika mengawali karier bisnisnya di bidang pelayanan jasa rias penganten. Beliau sudah merias teman-temannya waktu usianya masih 5 tahun, terus berlanjut sehingga menjadi jalan rezekinya untuk menjadi entrepreneur di bidang rias penganten di Jakarta. Pelayanan jasa rias penganten ini dijalani hampir 23 tahun.

Kemudian karena pengalaman dan hasrat kuat untuk terus maju dan berkembang, maka beliau mencoba untuk kembali mengembangkan hobinya. Kebetulan sejak anak-anak beliau sudah familiar dengan belanja kebutuhan dapur, sekaligus memasak untuk saudara-saudaranya yang lain. Kebiasaan yang didik oleh ibunya inilah yang mengantarkannya sebagai wanita yang pandai mengolah bahan masakan menjadi sajian yang nikmat dan bernilai. Maka berangkat dari hobi memasak ini pula beliau merintis bisnis kuliner, yang tentunya untuk daerah Jakarta sangat tinggi persaingan.

Berawal dari pujian keluarga, tetangga, kemudian teman bahwa “masakan beliau nikmat”, akhirnya beliau berani menerima order katering. Tidak butuh waktu lama, setelah putra beliau ikut membantu pemasaran melalui web dan media sosial, beliau hingga kewalahan menerima order.Hingga pada saat ini, berawal dari laba 250 ribu perhari, menjadi 15 sampai 30 juta perhari.

Sungguh pencapaian yang luar biasa yang tidak terjadi secara instan. Beliau merintis dari ketekunan , kesabaran dan doa, serta kerja keras, dengan tidak memalingkan kodratnya sebagai ibu rumah tangga yang harus taat terhadap suami dan gigih mendidik putra-putrinya.

Hingga keluarganya juga mengikuti jejaknya menjadi pengusaha-pengusaha sukses yang selalu menyisihkan bagian shodaqoh sebagai bagian dari motto hidupnya yaitu berusaha untuk selalu mencari duit, duit , dan duit.

Duit adalah istilahnya untuk selalu memotivasi dirinya “D” berarti “Doa”, kemudian “U” berarti “usaha”, dan “I” berarti “Istiqomah”, serta “T” itu “Taqwa”. Begitulah beliau paparkan dengan lugas dan santai.

Setelah pemaparannya, dilanjutkan dengan sisi tanya jawab. Ada beberapa penanya yang bertanya mengenai bagaimana memulai usaha, membuang rasa malu, membagi waktu antara usaha dan belajar, dan kiat-kiat menjadi entrepreneur.

Semuanya dijawab dengan sangat memuaskan, bahkan waktu tidak terasa, masih banyak mahasiswa yang ingin menyampaikan pertanyaannya. Karena mereka merasa terinspirasi untuk selalu memacu diri memiliki motivasi yang kuat untuk berprestasi, agar kesuksesan bisa mereka rintis dari dini.

Acara kuliah umum dibuka oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Dr. Nurjannah, M.Si., bersama ketua Prodi BKI A. Said Hasan Basri, S.Psi., M.Si., Sekprodi Nailul Falah, S.Ag., M.Si., serta Ketua Lab BKI Bapak Muhsin Kalida, S.Ag., M.A. sebagai moderator sekaligus pendamping narasumber utama Ibu Aloh Marchamah. Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi dalam acara ini dipadati kurang lebih dua ratus mahasiswa serta undangan. (bki-kalijaga.blogspot.co.id)