Menag RI, Lukman Hakim Saifuddin di Auditorium HM Rasjidi Gedung Kemenag, Jakarta, Rabu (01/02).

Menag RI, Lukman Hakim Saifuddin di Auditorium HM Rasjidi Gedung Kemenag, Jakarta, Rabu (01/02).

Jakarta (Pinmas) — Dunia pendidikan Islam di Indonesia terus bergeliat. Prestasi demi prestasi terus diraih seiring usaha pembenahan dan peningakatan kualitas yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

Peningkatan kualitas ini diganjar dengan berbagai prestasi dari sejumlah kalangan. Terbaru, sebanyak delapan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam 100 besar perguruan tinggi berkualitas di Indonesia.

Menag Lukman Hakim Saifuddin memberikan apresiasi atas capaian ini, mengingat jumlah perguruan tinggi di Indonesia mencapai lebih dari 4000. Apresiasi ini disampaikan Menag bersamaan dengan peluncuran seleksi bersama masuk PTKIN di Indonesia melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dan Ujian Masuk (UM-PTKIN).

“Delapan PTKIN tersebut adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menempati ranking 34, UIN Sunan Ampel Surabaya ranking 44, UIN Maliki Malang ranking 54, UIN SUSKA Riau ranking ke 69, UIN Sunan Gunung Djati Bandung ranking 70, UIN Walisongo Semarang ranking 71, IAIN Banjarmasin ranking 79, UIN Sunan Kalijaga Jogjayakarta ranking 94,” ucap Menag di Auditorium HM Rasjidi Gedung Kemenag, Jakarta, Rabu (01/02).

“Pemeringkatan ranking yang dilakukan oleh Kemenristek Dikti tahun 2016 ini dengan memperhatikan sejumlah indikator, seperti akreditasi dan kualitas kegiatan penelitian,” tambahnya. Lengkapnya, indikator tersebut mencakup: dosen (12%), kualitas dosen (18%), akreditasi (30%), kualitas kegiatan kemahasiswaan (10%), dan kualitas kegiatan penelitian (30%).

Sejurus dengan itu, Menag meminta civitas akademika PTKIN untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitiannya. Menurutnya, diperlukan perubahan mindset dalam menentukan tema-tema penelitian, supaya PTKIN dapat berdiri pada garda terdepan.

Menag juga berharap ke depan PTKIN bisa mendatangkan dosen-dosen terbaik, tidak hanya dari dalam negeri, tapi dari luar negeri. Peningkatan kualitas pembelajaran penting seiring dengan terus meningkatnya peminat masuk PTKIN dari tahun ke tahun.

Peluncuran SPAN-UMPTKIN ini dihadiri pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenag, para Rektor PTKIN, Kakanwil se-Indonesia, Kepala MAN se-DKI Jakarta, Kasubdit dan Kasie di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (ba/mkd/mkd)

https://www.kemenag.go.id/berita/451328/o8-ptain-ranking-100-besar-perguruan-tinggi-di-indonesia

Rabu, 1 Februari 2017, 16:38