achmad-munif-dosen-kpi-uin-sunan-kalijaga

Achmad Munif, foto KR

SLEMAN (KR)- Cerpenis, novelis dan mantan jurnalis Achmad Munif meninggal dunia, Kamis (30/3) pukul 19.15 WIB di Rumah Sakit Condongcatur (RSCC) Depok Sleman, pada usia 71 tahun. Menurut istrinya, Hj Asah Hafsah, suaminya meninggal cukup mendadak.

“Waktu Asar masih sehat, namun saat Maghrib bapak muntah dan pandangannya kosong, kemudian dilarikan ke IGD rumah sakit, namun tidak tertolong,” kata Ny Hafsah kepada KR di rumah duka, Jalan Seroja I/317 Perumnas CC Depok Sleman.

Hafsah mengatakan, pertengahan Februari lalu, suaminya sempat menjalani operasi kandung kemih dan saat ini sedang proses penyembuhan.

Jenazah akan dikebumikan, Jumat (31/3) hari ini di Pemakaman Tambakboyo, tak jauh dari rumah duka. Sebelum dibawa ke pemakaman, jenazah disemayamkan di Masjid Muhajirin yang berlokasi tak jauh dari rumah duka. “Setelah Salat Jumat baru dibawa ke pemakaman,” ujarnya.

Achmad Munif lahir di Jombang, 3 Juni 1945 meninggalkan seorang istri, dua putri yakni Olenka Fatten Hamama Priyadarsani (37) dan Fadila Adelin Surtikanti (27) serta 2 orang cucu. Achmad Munif dikenal sebagai cerpenis dan novelis. Sebanyak 25 karya novel telah ditulis almarhum, sedang cerpen sudah tidak terhitung.

Achmad Munif juga pernah menjadi redaktur SKM Minggu Pagi dan Redaktur Pelaksana SKH Kedaulatan Rakyat periode 1970-1989.

Sebelum meninggal, satu cerpen karya Achmad Munif dimuat di KRM edisi 5 Maret berjudul ‘Narmi dan sepasang perkutut’.

KR hari ini, 31 Maret 2017


Achmad Munif juga mengampu beberapa mata kuliah terkait manajemen pers di prodi KPI FDK UIN Suka. Terakhir, beliau menyampaikan perkuliahan manajemen pers, di semester ganjil tahun akademik 2013/2014.