Mahasiswa KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga berkunjung ke Harian Jogja pada Kamis (18/5/2017).

Mahasiswa KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga berkunjung ke Harian Jogja pada Kamis (18/5/2017).

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 30 mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga berkunjung ke Harian Jogja pada Kamis (18/5/2017). Rombongan ini diterima langsung Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihantono.

Dalam kunjungan ini, Anton memaparkan pola kerja jurnalis termasuk sistem yang diterapkan oleh Harian Jogja. Dijabarkan pula poin-poin yang diutamakan dalam memilih tulisan yang menarik seperti human interest, akutualitas, dan kedekatan dengan pembaca. Menanggapi perkembangan teknologi, ia juga menekankan jurnalis saat ini harus mumpuni dalam beragam bentuk pemberitaan.

Jurnalis saat ini harus mumpuni dalam beragam bentuk pemberitaan

“Jurnalis saat ini tidak bisa hanya di satu bidang seperti cetak saja, itu dulu,” ujarnya di hadapan sejumlah mahasiswa tersebut, Kamis. Disebutkan pula jurnalis harus memiliki kemampuan untuk memberitakan peristiwa baik melalui media cetak, online, televisi maupun radio. Ia mengaitkan hal ini dengan kondisi Harian Jogja yang memiliki beragam akses untuk pembacanya termasuk melalui radio.

Widia Resti, salah satu mahasiswa, mempertanyakan soal ruang yang diberikan Harian Jogja untuk tulisan yang masuk dari masyarakat. “Tulisan yang masuk apakah masih diedit atau diubah?” ucapnya.

Hal ini dijawab bahwa naskah yang masuk semuanya tetap akan diedit sesuai dengan sifat medianya. Namun, gubahan ini dipastikan tidak akan mengubah substansi naskah yang dikirim. Seusai diskusi dan paparan ini, rombongan kemudian diajak berkeliling Griya Harian Jogja untuk melihat proses kerja yang dilakukan oleh awak.

http://www.harianjogja.com/baca/2017/05/18/uin-sunan-kalijaga-jurnalis-modern-mesti-multitasking-817822