Overview

Seiring dengan perkembangan masyarakat ke arah modern dan kompleks, maka permasalahan sosial di masyarakat menjadi semakin kompleks pula. Salah satu fenomena masyarakat modern adalah melemahnya institusi tradisional, termasuk di dalamnya institusi keluarga, baik keluarga inti maupun batih. Masyarakat yang komunal secara perlahan-lahan digantikan oleh masyarakat individual. Apabila di masa lampau keberadaan keluarga sangat penting sebagai support system bagi seseorang, maka di era saat ini, seseorang yang memiliki persoalan cenderung akan termarginal dan tereksklusi secara sosial. Keluarga cenderung tidak lagi berperan penting dalam memberikan dukungan dan perhatian, karena masyarakat modern yang individualis mengasumsikan bahwa seseorang bertanggung jawab dengan dirinya sendiri, termasuk menanggung akibat dari persoalan yang dihadapinya. Hal ini menjadi contoh bagaimana keberadaan caring profesionals seperti pekerja sosial/praktisi kessos menjadi signifikan untuk mendampingi individu-individu yang memiliki persoalan emosional dan sosial.

Sebenarnya social work adalah knowledge-based profession yang keberadaannya ditopang oleh tiga pilar, yaitu: body of knowledge, body of skills, dan code of ethics. Untuk menjadi seorang pekerja sosial/praktisi kessos profesional, seorang individu harus memiliki kerangka pengetahuan (body of knowledge) tertentu yang membedakannya dengan pengetahuan yang lain. Selain itu, seorang praktisi pekerja sosial/praktisi kessos harus menguasai keterampilan praktis (body of skills) dalam melakukan intervensi kepada klien dengan tidak melupakan professional code of ethics untuk menjamin perlindungan terhadap hak klien dan terpenuhinya standard of practice.

Di Indonesia, kesadaran untuk melandaskan praktek-praktek pekerjaan sosial yang profesional dengan tiga pilar tersebut nampaknya masih kurang. Seperti yang telah dijelaskan, pendampingan LSM dan organisasi layanan sosial nampak masih bersifat “amatir” dan intuitif. Peluang prodi kessos dalam hal ini menjadi cukup menjanjikan, karena sebagai sebuah program pendidikan, ia mampu untuk menawarkan pengetahuan yang sistematis dan ilmiah, keterampilan praktis maupun pemahaman mengenai kode etik profesi. Tingginya tingkat permintaan tenaga kerja pendamping masyarakat sebenarnya adalah peluang bagi lulusan program studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tenaga pekerja sosial/praktisi kessos profesional yang mampu memberikan layanan profesional sesuai dengan standard of practice dan kode etik profesi menjadi sebuah posisi tawar yang dimiliki oleh luluasan prodi kessos.

Pekerja sosial/praktisi kessos adalah sebuah profesi yang membantu seseorang untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menyelesaikan masalah, keberfungsian sosial, maupun memfasilitasi agar seseorang dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Minimnya dukungan dari negara dalam memberikan pelayanan atau pengadaan kebutuhan dasar masyarakat serta tidak responsifnya negara dalam melindungi hak-hak warga negara, menjadikan keberadaan pekerja sosial/praktisi kessos profesional menjadi sangat diharapkan.

Sebagai masyarakat yang mayoritas Muslim, keberadaan pekerja sosial/praktisi kessos lulusan dari universitas atau sekolah tinggi Islam menjadi sangat penting. Bagaimanapun, seseorang yang religius cenderung untuk mencari solusi dan pendekatan berbasis religius ketika menghadapi masalahnya. Seorang praktisi pekerja sosial/praktisi kessos dituntut untuk memahami agama sebagai a natural healing system bagi pengikutnya. Agama berfungsi sebagai sistem penyembuhan alami yang bisa digunakan oleh seseorang yang spiritual untuk mengatasi masalah, beradaptasi, atau bertahan sehingga ia akan mampu untuk melakukan transformasi personal. Seorang pekerja sosial/praktisi kessos di Indonesia, dengan demikian, perlu untuk memiliki sensitifitas dan kompetensi berbasis religius dalam praktek profesionalnya.

Sebagai sebuah profesi yang menwarkan pendekatan person-in-environment melalui pendekatan holistik dan bersifat multidisipliner, menjadikan peluang pekerja sosial/praktisi kessos semakin lebar untuk menjadi pendamping di masyarakat tersebut. Pendekatan pekerja sosial/praktisi kessos yang holistik dan menyebabkan ia lebih memiliki flexibility (keluwesan) dalam memilih peran. Pekerja sosial/praktisi kessos melakukan praktek di tiga level, yaitu level mikro (individu), level mezzo (keluarga/kelompok sebaya), dan level makro (institusi agama, dan lain-lain). Pekerja sosial/praktisi kessos bukan hanya mampu untuk berperan sebagai konselor, tapi juga ia mampu untuk menjadi edukator, advokat, broker, peneliti, perencana kebijakan, community organizer, mediator, dan rekonsiliator.

Prodi IKS sudah terakreditasi BAN-PT Kemendiknas dengan nilai B.

Kerangka Dasar Filosofis

Visi Prodi

Menjadi Prodi yang terpercaya dan berkarakter dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera

Misi Prodi

  • Menyelenggarakan pendidikan kesejahteraan sosial yang profesional.
  • Membangun dan menanamkan karakter humanis dan egaliter
  • Melakukan riset dan pengkajian bidang kesejahteraan sosial
  • Memberikan pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat
  • Membangun kerjasama dengan penyelenggara kesejahteraan sosial

Tujuan Prodi

  • Meluluskan sarjana yang berkarakter dan profesional
  • Menghasilkan karya penelitian terapan dan teori kesejahteraan sosial
  • Memiliki jaringan kerja yang luas dalam penyelenggaraankesejahteraan sosial
  • Membangun kepercayaan masyarakat terhadap Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial
Profil dan Kompetensi Lulusan
No Profil lulusan Kompetensi utama Kompetensi pendukung
1. Pekerja Sosial Profesional
  1. Mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai, prinsip, dan etika pekerjaan sosial.
  2. Mampu menguasai/ menerapkan pengetahuan tentang perilaku manusia dan lingkungan sosialnya.
  3. Memahami bentuk-bentuk dan mekanisme diskriminasi serta menerapkan strategi advokasi dan perubahan sosial.
  4. Memahami kebijakan yang terkait dengan kesejahteraan sosial dan perundang-undangan kesejahteraan sosial, serta pelayanan baik lokal, nasional, dan global.
  5. Memahami dan menguasai /menerapkan hak asasi manusia
  6. Memahami dan menguasai/menerapkan pengetahuan dasar pekerjaan sosial klasik-kontemporer.
  7. Memahami dan menguasai/menerapkan proses praktik pekerjaan sosial generalis secara kritis sesuai dengan konteks aplikasi pekerjaan sosial
  8. Memahami manajemen sistem pelayanan kesejahteraan sosial
  9. Memahami supervisi secara tepat dalam melaksanakan praktik pekerjaan sosial
  10. Mampu mempraktikkan intervensi pekerjaan sosial terhadap individu, keluarga, kelompok, organisasi dan komunitas, mulai dari asesmen hingga terminasi yang tersupervisi.
  11. Melakukan praktik tanpa diskriminasi.
  12. Menguasai dan mampu menerapkan kerangka pengetahuan, keterampilan dan nilai pekerjaan sosial
  13. Menghargai harkat martabat dan keunikan dari manusia dan lingkungannya.
  14. Menunjukkan penghargaan terhadap keragaman dalam kehidupan bermasyarakat (ras, budaya, religi, etnisitas, bahasa ibu, gender, orientasi seksual dan perbedaan kemampuan).
  15. Menunjukkan penghargaan terhadap hak klien untuk mendapatkan pelayanan
  16. Mengambil prakarsa advokasi dan perubahan pada sosio-struktural, politik dan ekonomi yang menyebabkan ketidak berdayaan, pemarjinalan, dan peniadaan manusia.
  1. Mampu melaksanakan akhlak mulia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang humanis, inklusif dan religious
  2. Memahami sumber-sumber dasar keislaman
  3. Mampu menganalisis persoalan-persoalan keilmuan
  4. Mampu menerjemahkan kajian keislam dalam konteks budaya lokal
  5. Mampu memahami dasar-dasar keilmuan Dakwah
  6. Mampu menguasai ketrampilan beretorika dalam berdakwah
  7. Mampu memahami landasan normatif Dakwah Islam
  8. Mampu memahami dan mengaplikasikan landasan normatif ayat dan hadits Kesejahteraan Sosial
  9. Mampu memahami praktik-praktik pemberdayaan masyarakat berbasis Islam

2.

Analis Kebijakan Sosial
  1. Mampu membuat perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi kebijakan sosial
  2. Mampu mengkritisi dan memberi solusi atas kebijakan sosial pemerintah
  1. Mampu mengintegrasikan dan menginterkoneksikan nilai-nilai ke-Islaman dalam profesi pekerjaan sosial
  2. Mampu melakukan analisis problem sosial dengan pendekatan ke-Islaman

3.

Peneliti Sosial
  1. Memahami dan menguasai praktik yang didasari penelitian, dan penelitian yang didasari praktik.
  2. Mampu melakukan penelitian pekerjaan sosial dengan menggunakan metode-metode penelitian yang relevan, menerapkan hasil penelitian ke dalam praktik serta mengapresiasi secara kritis penggunaan hasil penelitian dan sumber-sumber pengetahuan praktik pekerjaan sosial yang berbeda.
  3. Mampu menangani masalah-masalah sosial secara komprehensif
  1. Mampu mengadvokasi masalah-masalah sosial berdasarkan nilai-nilai ke-Islaman
Kegiatan

Program studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) memiliki kegiatan rutin unggulan seperti:

  1. Kuliah Umum di tiap awal semester, untuk mengenalkan tema terbaru diskursus kesejahteraan sosial sebagai bekal awal memasuki semester perkuliahan
  2. Career Show, untuk mengenalkan prospek karir kerja mahasiswa alumni pendidikan kesejahteraan sosial
  3. Penerbitan Jurnal Welfare, diterbitkan setiap Juni dan Desember
  4. Praktikum mahasiswa, digelar tiga kali sesuai jenjang level intervensi (mikro, mezzo, dan makro) sebagai bekal praktek magang mahasiswa di lembaga kesejahteraan sosial

 

Dosen dan Staf Pengajar

Dosen

    • Dr. H. Waryono, M.Ag.
    • Dr. H. Zainudin, M.Ag.
    • Dr. Arif Maftuhin, M.Ag., M.AIS.
    • Latiful Khuluk, B.SW., M.SW., Ph.D.
    • Drs. H. Suisyanto, M.Pd.
    • Andayani, M.SW.
    • Asep Jahidin, M.Si.
    • Noorkamilah, M.Si.
    • Abidah Muflihati, M.Si.
    • M. Izzul Haq, S.Sos., M.Sc.
    • Aryan Torrido, SE., M.Si.
    • Siti Solechah, M.Si.
    • M. Ulil Absor, M.A.
    • Arin Mamlakah Kalamika, M.A.

Staf Pengajar

    • Ro’fah, Ph.D.
    • Muhrisun, M.SW., Ph.D.
    • Miftachul Huda, M.Si.
    • Astri Hanjarwati, S.Sos., M.A.
    • Agung SS Widodo, S.Sos., M.A.
    • Nanang Rekto Wulanjaya, M.Si.
Daftar Mata Kuliah Kurikulum 2016
Semester Paket 1
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 USK401003 Bahasa Arab 2 WAJIB
2 NAS400001 Bahasa Indonesia 2 WAJIB
3 IKS404001 Bahasa Inggris 2 WAJIB
4 USK401004 Fikih dan Usul Fikih 2 WAJIB
5 USK401005 Filsafat Ilmu 2 WAJIB
6 NAS400003 Kewarganegaraan 2 WAJIB
7 IKS404002 Logika 2 WAJIB
8 NAS400002 Pancasila 2 WAJIB
9 USK401008 Tauhid 2 WAJIB
10 USK401002 Al-Qur’an dan Hadis 3 WAJIB
11 IKS404003 Pengantar Kesejahteraan Sosial 3 WAJIB
Semester Paket 2
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 USK401001 Akhlak dan Tasawuf 2 WAJIB
2 IKS404004 Ilmu Dakwah 2 WAJIB
3 USK401006 Pengantar Studi Islam 2 WAJIB
4 IKS404006 Psikologi Dakwah 2 WAJIB
5 IKS404008 Retorika Dakwah 2 WAJIB
6 IKS404009 Sejarah Dakwah 2 WAJIB
7 IKS404005 Nilai Etika Pekerjaan Sosial 3 WAJIB
8 IKS404007 Quran dan Hadis Dakwah 3 WAJIB
9 USK401007 Sejarah Kebudayaan Islam dan Budaya Lokal 3 WAJIB
Semester Paket 3
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 IKS404012 Fiqh Sosial 2 WAJIB
2 IKS404013 Gerakan Sosial 2 WAJIB
3 IKS404014 Kessos Quran 2 WAJIB
4 IKS404015 Kessos Sunnah 2 WAJIB
5 IKS404010 Asesmen Peksos 3 WAJIB
6 IKS404016 Perilaku Manusia dalam Lingkungan Sosial 3 WAJIB
7 IKS404017 Psikologi Kessos 3 WAJIB
8 IKS404018 Sosiologi Kessos 3 WAJIB
9 IKS404019 Teori Kessos 3 WAJIB
Semester Paket 4
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 IKS404020 Kesehatan Mental 2 WAJIB
2 IKS404025 Metode Peksos Generalis 2 WAJIB
3 IKS404026 Perundang-undangan Sosial 2 WAJIB
4 IKS404021 Konseling 3 WAJIB
5 IKS404022 Manajemen OPK 3 WAJIB
6 IKS404023 Metode Intervensi Individu & Keluarga 3 WAJIB
7 IKS404024 Metode Intervensi Kelompok 3 WAJIB
8 IKS404027 Psikoterapi 3 WAJIB
9 IKS404028 Terapi Kelompok 3 WAJIB
Semester Paket 5
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 IKS404029 Advokasi Sosial 3 WAJIB
2 IKS404030 Kebijakan & Perencanaan Sosial 3 WAJIB
3 IKS404031 Kewirausahaan Sosial 3 WAJIB
4 IKS404033 Metode Intervensi dengan Komunitas & Organisasi 3 WAJIB
5 IKS404037 Peksos Multikultural 3 WAJIB
6 IKS404038 Sistem Pelayanan Sosial 3 WAJIB
7 IKS404039 Supervisi Pekerjaan Sosial 3 WAJIB
8 IKS415032 Manajemen CSR 2 PILIHAN
9 IKS415034 Pekerjaan Sosial Disabilitas 2 PILIHAN
10 IKS415035 Pekerjaan Sosial Forensik 2 PILIHAN
11 IKS415036 Pekerjaan Sosial Sekolah 2 PILIHAN
Semester Paket 6
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 IKS404049 Pengantar Metodologi Penelitian 2 WAJIB
2 IKS404042 Metode Penelitian Kualitatif 3 WAJIB
3 IKS404043 Metode Penelitian Kuantitatif 3 WAJIB
4 IKS415040 Kessos Anak & Keluarga 2 PILIHAN
5 IKS415041 Manajemen Bencana 2 PILIHAN
6 IKS415044 Pekerjaan Sosial Industri 2 PILIHAN
7 IKS415045 Pekerjaan Sosial Koreksional 2 PILIHAN
8 IKS415046 Pekerjaan Sosial Medis 2 PILIHAN
9 IKS415047 Peksos Lansia 2 PILIHAN
10 IKS415048 Penanggulangan Kemiskinan 2 PILIHAN
11 IKS415050 Perempuan & Gender 2 PILIHAN
Semester Paket 7
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 IKS404011 Filantropi Islam 2 WAJIB
2 IKS404053 PPS Makro 3 WAJIB
3 IKS404052 PPS Mezzo 3 WAJIB
4 IKS404051 PPS Mikro 3 WAJIB
5 USK402001 Kuliah Kerja Nyata 4 WAJIB
Semester Paket 8
No. Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Jenis MK
1 USK403007 Skripsi 6 WAJIB
Testimoni Alumni

Feri Rahmawan, S.Sos.
Alumni, Pekerja Sosial di Dinas Sosial DIY
Dunia pekerjaan sosial memang sangat menyenangkan. Itulah yang saya alami ketika menempuh studi di IKS Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga. Ketika kuliah, saya tidak hanya belajar tentang ilmu sosial saja, tetapi juga belajar tentang psikologi, konseling, psikoterapi, politik, hukum dan ilmu lainnya. Jadi di sini kita belajar bagaimana menggabungkan semua ilmu itu untuk mensejahterakan orang lain. Waw, Luar biasa. Bagi teman-teman yang sekarang sedang menempuh pendidikan di tempat yang sama, tetap semangat dan jangan menyerah. Orang – orang seperti kalianlah yang akan banyak dibutuhkan di negeri Indonesia yang kita cintai. Tetap jadikan pekerjaan sosial sebagai jalan hidup kalian dan terus berkarya. Salam sukses…

Ani Nur Sayidah
PNS Penyuluh KB di BKKBN DIY
Saya sangat bersyukur menjadi salah satu alumnus IKS karena selama menjalankan proses pembelajaran saya dapat berakar dan tumbuh. Dinamika pembelajaran yang harmonis dapat menumbuhkembangkan aspek pengetahuan, nilai, sikap dan ketrampilan yang tekoneksi dengan permasalahan praktis terkini, hal itu membuat saya dapat bersaing di dunia kerja. Pengalaman pembelajaran membawa saya pada keberhasilan lolos dalam seleksi CPNS sebagai penyuluh keluarga berencana pertama.

Elgharori Hadi, S.Sos.
PNS BNPB Pusat Jakarta
Suasana akademik di Fakultas Dakwah mendukung dalam kegiatan belajar mengajar. Ilmu kesejahteraan sosial merupakan ilmu praktis, maka dari itu untuk membumikan ilmu itu harus banyak dilakukan praktek di lapangan. Saya bersyukur kuliah di IKS karena mendapatkan banyak pengalaman praktek di lapangan melalui kegiatan PPS 1, PPS 2, dan PPS 3.

Kontak

Program Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) Lantai 2, Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Kampus Timur UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta, Kode pos: 55281.
Contact person : Aryan Torrido HP. 081904049274, email: iks@uin-suka.ac.id.
Facebook: facebook.com/prodi.iks dan Twitter: @prodiiks.

Website:iks.uin-suka.ac.id