Selain mengikuti perkuliahan di kampus, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan waktu kuliahnya yang singkat untuk hal-hal positif. Normalnya, mahasiswa menyelesaikan studi S1 dalam waktu 8 semester atau 4 tahun. Ada yang bisa lebih cepat, namun tidak sedikit pula yang melebihi waktu tersebut. Hal lain yang bisa dilakukan mahasiswa adalah:

Berorganisasi

Biasanya di masing-masing jurusan terdapat organisasi mahasiswa yang menaungi mahasiswa se-jurusan. Selain itu masih banyak organisasi yang bisa diikuti baik dari dalam dan luar kampus. Setiap mahasiswa dapat menentukan seberapa aktif dia dalam berorganisasi. Hendaknya dalam berorganisasi dapat belajar mengenai komunitas, struktur, komunikasi, tanpa melupakan tujuan awal studi.

Mengikuti Kegiatan UKM

Unit Kegiatan Mahasiswa (disingkat UKM) adalah wadah aktivitas kemahasiswaan untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu bagi para anggota-anggotanya. Lembaga ini merupakan partner organisasi kemahasiswaan intra kampus lainnya, bersifat otonom, dan bukan merupakan sub-ordinat dari badan eksekutif maupun senat mahasiswa. Mengikuti UKM, mahasiswa bisa berlatih berorganisasi sekaligus mengembangkan hobi.
UKM di UIN Suka antara lain: Jamaah Cinema Mahasiswa (JCM), UKM Studi dan Pengembangan Bahasa Asing, Gita Savana,al-Mizan, Taekwondo, Teater Eska, INKAI, LPM Arena, UKM Olahraga, KSR, PRAMUKA, Pencak Silat CEPEDI, Resimen Mahasiswa, Kordiska, Koperasi Mahasiswa, Orkes Gambus Al-Jami’ah (OGA), MAPALASKA (Mahasiswa Pecinta Alam IAIN Sunan Kalijaga).

Bekerja part-time, freelance, volunteer

Part-time atau yang juga sering disebut kerja sambilan, sifatnya tidak full time seperti kerja kantor yang 8-9 jam dan 5-6 hari seminggu, part-time biasanya berdurasi lebih singkat seperti 3-6 jam perhari dan 3-4 hari seminggu. Pada umumnya, part-time pasti dibayar namun tentu tidak sebesar full time.

Freelance atau kerja lepas, sifatnya biasanya per proyek atau per tugas, durasi kerja serta bayarannya tergantung perjanjian dengan pemberi proyek/tugas, biasanya freelancer tidak harus datang ke kantor, namun ia dapat mengerjakan tugas-tugasnya di rumah maupun tempat lain serta tidak terikat jam kerja.

Volunteer atau kerja sukarela, biasanya berhubungan dengan hal-hal sosial seperti mengajar, bakti sosial atau sebuah event-event besar seperti pegealaran musik, teater kontes kecantikan, dan lain-lain.
Menjadi Volunteer artinya harus bersedia untuk tidak dibayar, namun pada umumnya mendapatkan konsumsi dan beberapa event biasanya menyediakan uang transportasi. Durasi Volunteer tergantung dari persiapan dari acara itu sendiri (kampusupdate).

Mengambil kesempatan bekerja diatas dapat memperluas wawasan selain dari ilmu perkuliahan, menambah pengalaman bekerja, mengenal lingkungan bekerja, memperluas relasi jaringan, juga menambah uang saku. Sudut pandang mahasiswa akan bertambah, sehingga ketika lulus tidak perlu bingung mengatasi gap antara teori dengan praktek.

Raih Beasiswa

Sudah menjadi rahasia umum jika UIN Sunan Kalijaga adalah kampus dengan bertabur beasiswa. Raih beasiswa yang ditawarkan dengan melengkapi syarat dan ketentuannya. Agar lebih nyaman, baca persyaratan beasiswa terdahulu, kenali kapan biasanya beasiswa tersebut keluar, dan persiapkan jauh-jauh hari persyaratannya. Dengan demikian ketika mendekati deadline yang biasanya sangat singkat, tidak perlu pontang-panting balik kampung.
Manfaatkan beasiswa untuk hal-hal positif, seperti anggaran untuk SPP semester depan, membeli perlengkapan kuliah, buku, atau modal bisnis.

Ikut Kepanitiaan Event

Jogjakarta adalah kota tujuan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Banyak event yang digelar disini. Mahasiswa bisa mengambil kesempatan untuk menjadi salah satu panitianya. Gunakan jejaring sosial sebaik mungkin untuk mendapatkan informasi event-event yang akan digelar. Mengikuti kepanitiaan memberi kesempatan mahasiswa untuk berlatih manajemen waktu, bekerja dalam tim, dan bersosialisasi.

Menulis Artikel

Baik koran lokal maupun nasional mempunyai kolom untuk diisi mahasiswa. Kompas, Kedaulatan Rakyat, Tribun Jogja. Selain itu di UIN Sunan Kalijaga terdapat beberapa pers mahasiswa yang menerima tulisan-tulisan mahasiswa. Menulis artikel selain mendapat tambahan uang saku, juga mengasah ketrampilan mahasiswa mengungkapkan buah pikirannya melalui dunia tulis-menulis. Akademisi sangat terkait dengan skill menulis.

Meningkatkan Kemampuan Berbahasa

Bahasa Inggris, Jawa, Arab atau bahasa asing lainnya menjadi faktor penentu setelah lulus nanti. Banyak beasiswa mensyaratkan skor kemampuan bahasa asing. Begitu juga dalam rekrutmen pegawai. Di Jogja tersedia banyak pilihan untuk meningkatkan kemampuan bahasa mahasiswa, dengan berbagai variasi metode, model pembelajaran, dan biaya.

Mengembangkan hobi

Memiliki hobi dan mengembangkannya bersama komunitas bukan tidak mungkin akan membuka kesempatan yang tak terduga. Kita tidak tau darimana jalan sukses kita. Selain kesenangan, minat tersalurkan, kita bisa memperoleh teman dan jaringan baru.

Berwirausaha

Bagi yang memiliki jiwa wirausaha, enterpreneurship tidak perlu ragu untuk memulai atau melanjutkan minat ini meski masih kuliah. Sehingga, ketika lulus nanti kita sudah bisa menuai, karena telah matang dengan pengalaman. Apabila orang tua atau keluarga mempunyai usaha, dengan kemampuan yang diperoleh dari bangku kuliah, bisa jadi kita bisa meneruskan dan mengembangkannya dengan lebih baik.

Mondok dengan segala kegiatannya

Tidak sedikit mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang akrab dengan dunia pondok pesantren. Aktif di pesantren merupakan pengalaman yang tidak semua orang memperolehnya. Banyak kegiatan yang ada di pesantren: berorganisasi, mengajar mengaji, belajar bahasa Arab, menghafal Al Qur’an, menghafal Al Hadits, mengkaji kitab, dst. Dengan mengetahui talenta, semangat, dan bakat kita, kita bisa menentukan apa yang bagus untuk dikembangkan.

Waktu yang singkat jika dimanfaatkan dengan baik, akan memberi bekal yang cukup untuk menghadapi kehidupan setelah lulus. Manajemen waktu sangat penting dipahami dan diterapkan. Bertindak dengan perencanaan dan tanggung jawab atas pilihan sendiri akan membentuk karakter kuat dan mandiri.

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”.
Orang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.
(dari buku “Sepatu Dahlan”)