Mahasiswa Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Raih 2 Kejuaraan MTQ Tingkat Nasional

Sudah menjadi konsep baku kalau ingin berhasil harus terus berlatih mengasah potensi yang dimiliki. Apalagi bagi mahasiswa, masa untuk mengembangkan skill dan kompetensi dengan berbagai kegiatan sangat padat. Hal ini tergambar pada seorang Putri Sekar Giri Fatimah Mahbubah Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga yang berhasil menorehkan prestasi dua kejuaraan dalam 2 bulan.

Setelah diumumkan menjadi juara tiga dalam lomba MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN (MTQ) cabang Tartil yang digelar oleh Lembaga Dakwah Kampus Universitas Jember pada 25 Oktober 2021, sebulan kemudian Putri Sekar Giri Fatimah Mahbubah diumumkan menyabet juara pertama pada bidang lomba yang sama di Universitas Bengkulu pada ajang Moslem Generation Festival pada 20 Desember 2021.

Masing – masing kejuaraan MTQ dilakasankan secara online. Proses lomba yang dilaksanakan UKM Moslem Generation Club Universitas Bengkulu pada cabang Tartil terbagi menjadi 2 tahap, yaitu babak penyelisihan yang memilih 10 peserta dan pada babak final. Pada babak penyelisihan, semua peserta harus mengirimkan video mereka membaca Al-Qur’an sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dewan juri.

Putri Sekar Giri Fatimah Mahbubah menjelaskan ketika masuk Final membacakan surat Al-Bayyinah ayat 1-5 secara live menggunakan aplikasi zoom meeting. Setelah final selesai, para peserta menunggu pengumuman dewan juri. “Dan Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan meraih juara 1 untuk pertama kalinya semasa kuliah ini.” Kata Sekar dara kelahiran Mojokerto, Jum’at (24/12).

Sekar mengatakan tujuan mengikuti perlombaan ini tentu untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan saya dalam membaca Al-Qur’an terlebih bertilawah Al-Qur’an. Lomba ini menjadi tempat saya berlatih di rumah pelatih untuk mengatasi demam panggung dan lebih percaya diri dalam tampil di depan banyak orang. Di perlombaan ini saya bertemu banyak mahasiswa/i dari berbagai universitas seperti IIQ Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, UIN Sumatera Utara Medan dan masih banyak lagi.

“Harapan saya setelah mendapatkan kejuaaraan ini tentu tidak puas sampai disini saja, masih banyak berbagai perlombaan disana yang patut dicoba. Kembali pada tujuan awal saya dalam berlomba untuk diniatkan istiqomah berlatih agar lebih berkembang. Pencapaian kali ini tentu membuat saya bersyukur setelah mengikuti banyak perlombaan dan sering gagal hingga akhirnya pelan-pelan saya bisa mendapatkan kesempatan juara mulai dari juara harapan 1, juara 3, hingga juara 1.” Ucap Sekar.

Sekar menambahkan terkadang memang berat untuk menjalankan perkuliahan dengan mengikuti kegiatan yang kita gemari. Namun, dengan niat dan tekad yang kuat, selalu sabar dalam berproses pasti kita dapat menjalankan keduanya. Selalu ada hal yang unik terjadi selama berproses kuliah dan lomba di waktu yang sama, tentunya hal ini dapat kita jadikan pengalaman yang tidak terlupakan. Gagal bukan segalanya, ada kalanya kita harus menghabiskan stok kekalahan kita sebelum bisa menjadi pemenang. Something better definitely waiting for you in the right time, Let Allah do the rest after all the things we’ve been trough, semangat~!. (ch)

Liputan Terpopuler