Bagaimana Menjadi Changemaker?

Training kepemimpinan untuk mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) yang dilaksanakan di Wisma Pesanggrahan Kaliurang, 4-5 Oktober 2019, pada sesi pertama ini menghadirkan pembicara Ara Kusuma, dari Ashoka Foundation Jakarta. Ara Kusuma menjelaskan bagaimana melihat dinamika perubahan yang berlangsung begitu cepat. Terkadang tidak mudah membaca arah perubahan karena petanya penuh kabut, cuacanya tidak bisa ditebak. Sebab itu, perlu cara tertentu untuk membaca arah perubahan agar kita dapat mempersiapkan diri dgn baik, mampu beradaptasi dan mampu mengendalikan arah perubahan, ujar Ara Kusuma yang diusia 11 tahun memperoleh penghargaan Ashoka Award sebagai changemaker dengan Moo's Project, yakni mengolah semuapotensi ekonomi yang ada pada sapi untuk mensejahterakan warga desa di Salatiga.

Setiap orang dapat menjadi changemaker begitu slogan Ashoka, lalu bagaimana agar para mahasiswa FDK UIN Sunan Kalijaga menjadi changemaker? Ara Kusuma memberikan trik sebagai berikut: (1) mengasah empati, peduli terhadap problem di lingkungan sekitar (2) mendorong munculnya kepemimpinan baru melalui adanya inisiatif, mengembangkan potensi satu sama lain tanpa harus ada yang merasa menjadi bos (3) kerjasama tim atau kolaborasi ke arah aksi kolektif (4) menciptakan perubahan, mendorong pemecahan masalah di lingkungan sekitar.

Menurut Ara Kusuma, kini ada sebanyak 3.800 changemaker yang tergabung dalam jaringan Ashoka di seluruh dunia. Mereka memiliki banyak pengalaman dalam mendorong perubahan. Akan sangat bagus nantinya, jika mahasiswa FDK UIN Sunan Kalijaga saling berjejaring untuk menjadi changermaker.