Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Akan Menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Khusus

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta akan menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji yang kedua di tahun 2019. Yang pertamakali dilaksanakan pada tgl.21- 27 April 2019 yakni Sertifikasi Pembimbing Haji Reguler, dan yang kedua nanti Sertifikasi Pembimbing Haji Khusus. Hal ini berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI tanggal 7 oktober 2019 nomor: B-/1791/Un.02/R/KS.00.1/103/2018 yang ditujukan kepada Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, perihal Sertifikasi Pembimbing, sebagai pelaksananya adalah Fak Dakwah dan Komunikasi. Rencananya akan dilaksanakan selama 8 hari dari tanggal 8-15 November 2019.

Untuk persiapan telah dilakukan pertemuan perdana pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 di lantai 2 Ruang PAU UIN antara Tim Direktorat Pelayanan Umroh dan Haji Khusus Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umroh kemenag RI dengan UIN Sunan Kalijaga hadir Wakil Rektor III, Dr. H. Waryono sebagai pemimpin rapat, dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi hadir Dekan, Dr. Hj. Nurjannah, Wakil Dekan I, Dr. H.M.Kholili dan Drs. H. Noor Hamid,M.Pd.I., Dosen Prodi MD.

Mengawali rapat, Dr. Waryono atas nama Rektor menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan dari Dirjen PHU kepada UIN untuk menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing manasik haji khusus ini. Insya Allah dengan pengalaman setelah sukses menyelenggarakan sertifikasi pembimbing haji reguler yang pertama kali akan lebih lancar dan tidak ada kendala dikemudian hari, imbuhnya. Sedangkan Dr. Hj. Nurjannah atas nama Fakultas Dakwah dan Kumunikasi dalam sambutannya menyatakan siap untuk melaksanakan amanat tersebut. Adapun Tim Dirjen PHU menyampaikan bahwa kegiatan sertifikasi pembimbing Ibadah Haji khusus bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kreatifitas, dan integritas Pembimbing Manasik Haji Khusus agar mampu melakukan aktualisasi potensi diri dan tugasnya secara profesional, juga menstandardisasikan kompetensi Pembimbing Manasik Haji Khusus agar dapat memberikan jaminan kualitas pelayanan dibidang bimbingan manasik haji khusus. Kegiatan ini nantinya dibiayai dari anggaran PAOH (Pengelolaan Anggaran Operasional Haji) Kementerian Agama RI. Dengan demikian peserta tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Bagi Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai pelaksana penyelenggara diminta untuk mempersiapkan personalianya yang akan menjadi panitia, nara sumber dan assesor.

Untuk mematangkanpersiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut akan dikakukan rapat final di Jakarta, rencana tanggal 15 November 2019 yang akan mengundang tim dari FakultasDakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (Noor Hamid)