Jack Sparrows: Berdakwah Lewat Sulap

Berdakwah itu fleksibel. Bisa melalui media apa saja. Termasuk lewat sulap. Itulah yang dilakukan Agus Santosa S.Kom.I, alumnus Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

"Saya punya motivasi menjadikan sulap sebagai sarana penyampai kebaikan di era modern saat ini," ujar lelaki yang dikenal dengan nama Kak Jack itu.

Kak Jack mulai menekuni dunia sulap ketika masih duduk di kelas XI MAN Maguwoharjo, Sleman. Pria kelahiran 9 Januari 1988 itu pernah menggelar Magic Theater di Singapura dan Malaysia pada tahun 2013-2014.

"Misi saya yaitu ikut membangun karakter bangsa dengan metode sulap edukatif," tambah putra dari pasangan suami istri Paiman dan Fatimah itu.

Kak Jack mengemukakan sulap edukatif yaitu menjadikan sebuah seni pertunjukan sulap yang di dalamnya dikemas dengan memasukkan nilai-nilai pendidikan. Lelaki yang pernah menjabat sebagai Ketua Pertama Komunitas Sulap di Yogyakarta (KMJ) itu menginginkan agar sulap tidak hanya sebuah hiburan atau tontonan melainkan juga tuntunan atau pendidikan.

"Motto hidup saya yaitu sebaik-baik manusia adalah yang senantiasa memberi manfaat untuk orang lain," kata Kak Jack yang juga mengajar di SMA Institute Indonesia itu.

Dengan keahliannya, Kak Jack saat ini aktif mengisi pengajian, workshop dan lain-lain.