Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Perkuat Kolaborasi dengan Yayasan Al-Jendrami Malaysia

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melanjutkan komitmen kerja sama dengan Yayasan Al-Jendrami Malaysia melalui program pengabdian masyarakat yang berlangsung selama 22 hari, mulai 7 hingga 29 November 2024. Kegiatan ini melibatkan seorang dosen dan empat mahasiswa untuk mendampingi para lansia di Yayasan Al-Jendrami, Selangor, dengan fokus pada pembinaan spiritual dan eksplorasi pengalaman hidup mereka.

Program ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya jumlah lansia, baik di Indonesia maupun Malaysia. Di Indonesia, terdapat sekitar 29 juta lansia, atau 11,75% dari total populasi. Jumlah lansia (berusia 60 tahun ke atas) di Malaysia terus meningkat seiring bertambahnya harapan hidup. Diperkirakan sekitar 10-15% dari total populasi Malaysia, yang berjumlah sekitar 33 juta jiwa, termasuk dalam kategori lansia. Angka ini akan terus bertambah seiring dengan tren penuaan populasi.Sementara di Yayasan Al-Jendrami, terdapat sekitar 135 lansia yang aktif mempelajari ajaran agama Islam sebagai bekal spiritual.

Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, selaku koordinator program, menegaskan bahwa pendekatan terhadap lansia harus berbasis potensi, bukan masalah. "Yayasan Al-Jendrami telah memandang lansia sebagai generasi emas. Oleh karena itu, kami menggunakan metode memory card untuk menggali cerita-cerita inspiratif dari para lansia," ujarnya.

Mengangkat Kisah Inspiratif Lansia

Metode memory card memungkinkan lansia berbagi pengalaman masa muda mereka melalui permainan kartu. Cerita-cerita ini kemudian dirangkum menjadi narasi inspiratif yang diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi generasi muda. Empat mahasiswa dari Prodi Pengembangan Masyarakat Islam dan Bimbingan Konseling Islam—Aaz Anzali, Fauzan Alfian, Sofia Nurul Husna, dan Salma An-Nisa—menjadi pelaksana utama metode ini.

"Kami percaya bahwa setiap lansia memiliki cerita yang layak dibagikan. Melalui pendekatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mereka adalah sumber inspirasi, bukan sekadar individu yang rentan," kata Fauzan Alfian, salah satu mahasiswa peserta program.

Pemahaman Islam dan Budaya Jawa

Selain pendampingan, Dr. Pajar Hatma juga mengisi sesi pengajian dengan topik Successful Aging dalam perspektif Islam dan budaya Jawa. Ia menjelaskan bagaimana nilai-nilai Jawa, seperti pengendalian diri yang diilustrasikan melalui filosofi pakaian surjan dan blangkon, relevan untuk mendukung kesejahteraan lansia. "Orang Jawa percaya bahwa mengendalikan amarah dan nafsu adalah kunci untuk mencapai kehidupan yang harmonis," paparnya.

Membangun Kerja Sama Berkelanjutan

Program ini merupakan implementasi nyata dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani antara FDK UIN Sunan Kalijaga dan Yayasan Al-Jendrami. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif, baik bagi lansia maupun generasi muda di kedua negara.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Dakwah dan Komunikasi menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya mendidik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berdaya. (fjr-Kh)