Prodi KPI FDK Satukan Persepsi untuk AUN-QA

Setelah melalui koordinasi, Kamis (29/09/22), di rumah Jurnal Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) melakukan simulasi proses interview SAR AUN-QA dan juga penyamaan persepsi terkait borang SAR AUN-QA. Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi The 299th AUN-QA Programe Assessment yang digelar dari tangal 10 sampai dengan 14 Oktober 2022.

Dekan FDK, Prof. Dr. Hj. Marhumah, M.Pd. menyampaikan bahwa briefing ataupun penyamaan persepsi terhadap SAR AUN-QA sangat penting untuk dilakukan. Kriteria 1 sampai 8 perlu dipelajari sehingga saat interview memudahkan dalam menjawab pertanyaan asesor. Pembagian tiap dosen dalam menguasai kriteria tertentu sangat penting dilakukan, agar kompeten menjawab dalam pembahasan tertentu.

Sementara itu, Kaprodi KPI Nanang Mizwar Hasyim memberi catatan penting yaitu visitasi AUN-QA salah satunya melihat bagaimana realisasi janji Prodi KPI dalam pelayanan ke mahasiswa utamanya sesuai dengan arah profil lulusan untuk menjadi broadcaster, jurnalis, ataupun analis media. Alumni, employer, staff, dan mahasiswa terus dipersiapkan untuk mematangkan proses visitasi AUN-QA baik dalam skema luring ataupun daring. Selain itu, Tim SAR AUN-QA dan Dosen KPI harus menyatukan persepsi terhadap SAR AUN-QA.

Nanang menambahkan bahwa sebelumnya Prodi KPI juga sudah berkoordinasi dengan alumni untuk persiapan visitasi AUN-QA. Para alumni akan melakukan wawancara dengan asesor pada tanggal 12 Oktober 2022 dengan menggunakan Bahasa Inggris. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul tidak jauh dari SAR AUN-QA yang sudah disusun oleh tim penyusun.

Beliau berharap, dengan persiapan yang matang dan kerja sama semua pihak, Prodi KPI bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Masing-masing kriteria perlu dipelajari mulai dari penjelasan visi misi, perumusan kurikulum, profil lulusan, ELO, proses pembelajaran, dan lain sebagainya. "Bismillah, asesmen sudah di depan mata. Semoga semua sehat, lancar, dan hasilnya sesuai yang kita harapkan," ujarnya. (KPI/Nrl)