Kaprodi PMI Juara Ke Tiga Tokoh Pengabdi Inspiratif Tingkat Nasional

Ketekunan akan menghasilkan keberhasilan. Itulah yang menggambarkan seorang Siti Aminah yang lahir di Desa Sindang Jawa Kadugede Kuningan Jawa Barat. Ia berhasil mendapat penghargaan dari Kementerian Agama pada ajang Peraih Pengabdian Terbaik Tingkat Nasional kategori Tokoh Pengabdi Inspiratif Terbaik Ketiga dalam acara The 4th International Conferenceon University-Community Engagement (ICON UCE) yang di selenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon 24-26 Oktober 2022.

Kesuksesannya itu pantas diperoleh dari aktifitasnya mengedukasi kepada masyarakat terkait Pembalut Kain (PeKa) Ramah Lingkungan. Selain sosialisasi Aminah yang juga dosen Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga sudah meneliti penggunaan dan pemanfaatan PeKa baik di pondok pesantren, kampus dan masyarakat.

Menurut Aminah kita mempunyai mimpi untuk mengurangi sampah dan menyelamatkan bumi. Salah satunya dengan PeKa kita bisa sehat, menyelamatkan bumi dan ekonomis. Kita tahu bahwa sampah pembalut sekali pakai yang dipasarkan membutuhkan waktu lama untuk terurai memerlukan 200-800 tahun untuk dapat terdegradasi di tanah.

“ Program pengabdian ini mengalir seperti mengikuti isu darurat iklim yang ada di Dunia, sehingga banyak sekali pesanan dan dibutuhkan penjahit. Beberapa mitra lembaga kita edukasi dan ajari menjahit pembalut kain ada dari mahasiswa, suster, santri dan warga desa” kata Aminah yang juga pendiri dan Ketua Taman Baca Masyarakat (TBM) Delima di Bantul.

Aminah mengharapkan bisa melebarkan mitra PeKa agar lingkungan kita makin banyak yang memperhatikan. Kami akan menyebarkan isu PeKa ramah lingkungan dan best practice dalam pemberdayaan masyarakat, dengan adanya edukasi atau gerakan menggunakan peka bisa semakin merangkul masyarakat marginal.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Hj. Marhumah, M.Pd. merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih Kaprodi Pengembangan Masyarakat Islam Siti Aminah. Usaha yang luar biasa bagi Kaprodi dicapai lantaran isu lingkungan yang sudah lama diperjuangkan dan sekarang mendapat apresiasi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kami berharap inovasi yang telah dilakukan tiada henti ini, bisa membuahkan hasil yang optimalkan, dan bisa disosilaisasai secara masal dan lebih masif sehingga penerima manfaat dari produk ini lebih banyak lagi. Dan bisa jadi rool model bagi mahasiswa Prodi PMI pada khususnya dan dosen pada umumnya untuk terus mengukir prestasi.”kata Marhumah. (khabib)