Berkat Tim Solid, Nur Fadhilah Andini Juara 3 Lomba Debat Pubtrition Festival

Nur Fadhilah Andini dan tim setelah mengikuti Lomba Debat
Berawal dari niat ingin memulai tahun 2022 yang produktif, saya akhirnya memberanikan diri mengikuti perlombaan debat offline pertama sejak duduk di bangku kuliah. Bermodal keberanian dan dukungan dari Komunitas Dialektika Laris, saya yang awalnya insecure dengan kemampuan debat saya, perlahan saya dibimbing bahkan dipertemukan dengan tim debat yang hebat.
Memang lelah, di saat mahasiswa lain asyik liburan, pulang ke kampung halaman dan bersantai, saya dan tim debat malah sibuk membedah mosi, sparing debat, dan mencari argumen baik itu pagi, siang, sore ataupun malam. Namun ternyata, pengorbanan waktu dan usaha kami tidak sia-sia.
Bahkan saat lomba pun, banyak sekali hal yang tidak terduga. Mulai dari kami yang mendapatkan mosi yang belum kami kuasai, ada juri yang menurut kami underestimate dengan tim kami, rasa ngantuk, dan diliputi rasa jenuh selama menunggu babak final, semua campur aduk. Tapi, Alhamdulillah akhirnya kami dapat melakukan yang terbaik. Bahkan salah satu juri memberikan pesan kepada kami saat penyerahan plakat bahwa kami adalah tim jagoan beliau sejak babak penyisihan dan sampai akhir menjadi tim favorit beliau karena perkembangan logika dan kerja sama tim kami.
Begitulah cerita menarik dibalik kesuksesan Nur Fadhilah Andini, mahasiswa angkatan 2020 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta setelah meraih gelar juara 3 dalam Lomba Debat Pubtrition (Public Health dan Nutrition) Festival yang diadakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada tanggal 30 Januari 2022.
Saat dihubungi tim Humas FDK melalui direct message (DM) di Instagram pribadinya @fadhilah_andini, Andin sapaan akrabnya menambahkan, bahwa prestasi ini didapat berkat kerja sama tim yakni Indah Puji Astuti, mahasiswa Pendidikan Biologi serta Inna Cahya, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
“Alhamdulillah, senang bisa mengawali tahun dengan prestasi dan pengalaman seru. Piala kejuaraan akan kami terima pada malam puncak tanggal 27 Februari 2022. Berkat tim yang solid, kami jadi tahu cara membangun pondasi argumen yang kuat, argumen yang mendalam, analogi yang kritis, dan yang paling penting yaitu bagaimana menarik perhatian juri. Dengan pengetahuan tersebut, kami berharap akan memberikan yang terbaik untuk perlombaan selanjutnya,” ujar Andin seraya memberikan tips jitunya.
Baca Juga : Suka TV Raih 3 Penghargaan di TCA Nection 2021
Gadis kelahiran Makassar, 25 April 2002 ini mengatakan, selain bergabung dalam Komunitas Dialektika Laris, ia juga aktif berkecimpung di UKM PIK-M Lingkar Seroja, SPBA (Studi dan Pengembangan Bahasa Asing), Kordiska (Korps Dakwah Islamiah Sunan Kalijaga), serta Suka TV.
Setelah mengikuti lomba debat, Andin saat ini fokus mengikuti Pemilihan Duta Genre DIY 2022. Persiapan telah selesai dengan memenuhi berkas pendaftaran dan segala persyaratan tambahan dengan bantuan Mentoring Duta Genre from Sleman dan PIK-M Lingkar Seroja. Dengan modal keberanian dan pengetahuan yang cukup, Andin berharap bisa mengharumkan nama kampus dalam ajang Duta Genre ini mulai dari tahap seleksi berkas hingga final, Andin optimis mampu melangkah sebagai representasi UIN Sunan Kalijaga yang membangun citra baik di masyarakat.
“Saya mohon doa restu kepada seluruh warga FDK dan civitas akademika UIN Sunan Kalijaga agar bisa meraih kejuaraan sebagai Duta Genre DIY Tahun 2022,” pungkas Andin. (Nrl)
Baca Juga : Mahasiswa Berprestasi FDK Dapat Reward 30 Juta