Dosen Prodi BKI Raih Gelar Doktor di Wuhan

Prestasi bidang akademik datang dari Dosen Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Moh. Khoerul Anwar, belum lama ini, telah melewati ujian disertasi untuk gelar doktornya di School of Psychology, Central China Normal University, Wuhan, China.

Moh. Khoerul Anwar atau dengan nama china yiru (逸如) telah lulus pada sidang promosi doktor secara tatap muka dengan mempresentasikan disertasi di depan penguji dengan judul “Boundaryless and Protean Career Orientations and Career Development in Indonesian and Chinese College Students: The Moderating role of Family Constraining Factors”. khoerul mengatakan bahwa tema ini mengangkat tentang bagaimana peranan kampus dalam memberikan layanan pengembangan karir terhadap mahasiswa. Selain itu, tema ini juga mengkaji tentang bagaimana keluarga berpengaruh dalam pengembangan karir mahasiswa Indonesia dan China. "Ini menarik didiskusikan, mengingat Indonesia dan China memiliki kesamaan dalam budaya menghormati, taat, dan menjunjung tinggi orangtua dan keluarga". kata khoerul saat ditemui di Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Rabu(12/7).

Khoerul menambahkan bahwa sudah jelas ada pengaruh orangtua dalam mempengaruhi pengembangan karir anak bagi mahasiswa Indonesia dan China, terlebih Mahasiswa Indonesia dan China memiliki kedekatan dalam budaya. Meskipun Mahasiswa Indonesia lebih cenderung pada budaya timur sedangkan Mahasiswa China lebih cenderung budaya campuran antara barat dan timur. Upaya yang perlu dilakukan dalam pengembangan karir mahasiswa adalah menjaga kondisi kesehatan mental dan memperkuat pelayanan pusat karir pada perguruan tinggi, tutur Khoerul.

Selain berhasil mendapat gelar doktor diusia muda, khoerul juga mendapatkan penghargaan “excellent international student’ dari Central China Normal University, Wuhan, China. Salah satu alasan mendapatkan penghargaan tersebut adalah selama masa kuliah tidak hanya baik dalam akademik dengan adanya beberapa artikel yang telah terbit pada beberapa jurnal serta aktif terlibat dalam kegiatan kampus seperti festival budaya mahasiswa internasional yang diadakan oleh kampus. Selanjutnya khoerul menyampaikan bahwa semua itu butuh proses, yakin atas proses yang harus dilalui, yakin dengan apa yang dilakukan. Adapun jika gagal maka tuhan tidak menghendaki tujuan tersebut namun jika berhasil maka perlu senantiasa bersyukur.

Semua capaian tersebut didedikasikan untuk anaknya tercinta yang telah berada di surga, AUFI WARADANA. Sebagaimana namanya, semoga menjadi pengingat untuk kami agar senantiasa merasa cukup atas nikmat yang telah tuhan berikan serta selalu bersyukur atas segala hal yang telah diraih dan dicapai, tutur khoerul yang juga merupakan pengurus PCINU Tiongkok.

Sementara Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Marhumahm, M.Pd. menuturkan kembalinya dosen dari studinya bisa menguatkan keilmuan prodi Bimbingan Konseling Islam dan bisa mengembangkan prodi agar tetap eksis serta lebih maju. “Setidaknya bisa meraih prestasi yang membanggakan untuk pengembangan Prodi ke depan, dan setidaknya mampu mempertahankan prestasi yang sudah diraih saat ini” tutur Marhumah. (kh)