Penguatan Komunikasi Kelompok Melalui Budaya Lokal

Puluhan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan kenduri di kediaman H. Sunhaji, S.Ag. pada hari Jum’at 11 Agustus 2023 di Dusun Gaten, Condongcatur, Depok Sleman, Yogyakarta. Kenduri dalam istilah Jawa bermakna sebuah peristiwa melibatkan masyarakat meminta keberkahan dan kelancaran hajat dan pekerjaan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah mahasiswa di antaranya Ruslan Zamroni, Baidawi, Supriadi, Tria Widyantari, Zainudin Hasibuan, Ismail Hasibuan, Khusnul Daulay yang sedang menuntut ilmu di kota Yogyakarta. Kegiatan kenduri ini selain meminta do’a dan kelancaran juga menjadi ajang silaturrahmi dengan masyarakat sekitar dalam rangka meningkatkan ukhuwah Islamiyah yang termanifestasi dalam budaya lokal.
Tradisi kenduri dalam adat Jawa mencerminkan budaya persatuan, ajang silaturrahmi dan solidaritas antar masyarakat dalam hidup bersosial. Pentingnnya menjaga nilai-nilai persaudaraan sebagai upaya meawat keberagaman penting ditegakkan. Hal ini menjadi simbol dalam hidup bermasyarakat dan manifestasi kehidupan berkelompok melalui budaya lokal. Muhammad Faizin atau mbah Kaum selaku pemimpin do’a menyampaikan pentingnya menjalin nilai sosial yang berwujud seperti Kenduri ini. Kegiatan kenduri menyatukan masyarakat dalam budaya persatuan dalam bingkai keberagaman melalui tradisi lokal. Kegiatan ini biasanya ditemukan dalam tradisi Jawa baik berbentuk kelahiran bayi, pernikahan, upacara kematian, ataupun ritual keagamaan yang lain. (supriadi)

Berita Terkait

Berita Terpopuler