Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Raih Peserta Terbaik di PIN-MB Kementerian Agama RI 2019

Dirjend Pendis Kementerian Agama menggelar acara Pendidikan Instruktur Nasional Moderasi Beragama (PIN-MB) pada tanggal 27-31 Desember 2019. Peserta yang mengikuti acara ini terdiri dari unsur mahasiswa dan dosen PTKI se-Indonesia. Perwakilan mahasiswa berjumlah sekitar 100 orang dan dosen berjumlah 60 orang. Kegiatan PIN-MB untuk dosen digelar selama lima hari di Pusdiklat Kementerian Agama RI, Tanggerang Selatan.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Islam Imam Syafei. Dalam arahannya, Imam menjelaskan Pendidikan Islam harus menjadi garda depan mendesiminasikan spirit moderasi beragama di berbagai institusi. “Kedepan, Pendidikan tinggi akan mengisi berbagai lini profesi; mulai dari perkantoran, pendidikan, hingga agama”, ujar Imam memberikan arahan.

Sementara itu, pada sesi terakhir materi PIN-MB, Kepala Pusdiklat Kemenag RI, Mahsusi, menyampaikan pesan penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pesan yang disampaikan Mahsusi, “Kita sebagai ASN apalagi dosen, harus bekerja secara profesional. Menjadi seorang profesional dalam bekerja setidaknya ada tiga hal yang wajib dimiliki, yakni bekerja harus berorientasi mutu, disiplin, dan perlu meningkatkan kualitas diri berbasis teknologi-informasi di era keterbukaan ini.”

Dari proses PIN-MB, Direktorat Jendral Pendidikan Islam mengharapkan semua peserta menjadi agen perubahan moderasi beragama. Kegiatan ini berjalan selama 5 hari dengan materi cukup padat, dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga berakhir sesi pukul 22.30 WIB. Forum penuh dealektika ini mendiskusikan arah dan strategi penguatan moderasi beragama. Dari kegiatan ini dipilih peserta yang cukup baik berdasarkan kluster penilaian. Di akhir sesi, Ahmad Izudin terpilih sebagai peserta terbaik. Izudin adalah DosenProdi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga. “Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi salah satu berkah diakhir tahun. Tentu saja, saya bahagia menjadi peserta terbaik di acara ini. Semoga menjadi nilai penting bagi penguatan lembaga, khususnya Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga.” Selain itu, perwakilan lain UIN Sunan Kalijaga diwakili juga oleh Abd. Aziz Faiz dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.