Kembangkan Kompetensi, Dosen KPI Ikuti Workshop

Klaten—Dosen Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta mengikuti Workshop Pengembangan Kompetensi Dosen pada Bidang Metodologi Penelitian Komunikasi, Selasa-Rabu (27-28/11), di Hotel Galuh Prambanan.

Workshop itu menghadirkan dosen Univesitas Pembangunan Veteran (UPN) Yogyakarta, Dr Basuki Agus Suparno MSi.

Wakil Dekan I FDK, Dr. HM Kholili Msi, menuturkan workshop itu merupakan kesempatan untuk para dosen mendapatkan ilmu yang lebih detil dari ahlinya. Kholili berharap kegiatan itu membawa banyak manfaat.”Semoga berguna bagi pengembangan kompetensi dosen dan selanjutnya untuk pengembangan mahasiswa yang akan menyusun skripsi,” ujar dia.

Pada kesempatan itu Basuki menyampaikan materi-materi tentang tema-tema aktual riset komunikasi, paradigma komunikasi, metode analisis isi, metode analisi teks media, metode uses and gratification, metode analisis jaringan komunikasi dan metode agenda setting.

Salah satu peserta workshop, Nanang Mizwar Hasyim, S.Sos., M.Si menanyakan perihal bagaimana pengembangan komunikasi di FDK.

“Alquran itu sangat luar biasa. Persoalan dakwah dan komunikasi ada di dalam Kalamullah. Contohnya adalah soal hoax. Ada ayat-ayat yang berkaitan dengan hoax,” kata Basuki.

Basuki mencontohkan beberapa ayat terkait hoax itu. Yang artinya“Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri), kemudian berkata, “Ini dari Allah,” (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah. Maka celakalah mereka, karena tulisan tangan mereka, dan celakalah mereka karena apa yang mereka perbuat.”(Al-Baqarah 79).

Selain itu, pada QS As-Shaff 2-3 yang artinya:“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.”

Menurut Basuki, tema-tema komunikasi dalam Alquran banyak yang bisa di kaji. Di antaranya tentang etika komunikasi anak kepada orangtua dalam Alquran, proses pengambilan keputasan menurut Alquran dan kredibilitas komunikator dalam prespektif Alquran.