Universitas Saint Islam Malaysia (USIM) mengadakan Diskusi Ilmiah Bersama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga
FDK UIN Suka dan Fakulti Pengajian Quran & Sunnah (FPQS) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) mengadakan seminar.
Yogyakarta, 23 Februari 2023. Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga kedatangan tamu dari Fakulti Pengajian Quran & Sunnah (FPQS) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Mereka terdiri dari tiga puluh lima mahasiswa dan lima orang dosen. Rombongan USIM Malaysia dipimpin oleh Bapak Ansarullah Hasyim. Mereka ke Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga untuk studi tiru terkait bagaimana sistem pengajaran di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga dan mengadakan diskusi ilmiah.
Diskusi ilmiah atau seminar merupakan tindaklanjut MoU antara UIN Sunan Kalijaga dan USIM Malaysia. Seminar yang dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2023 berjudul Al-Qur’an Sinaran Kebahagiaan Bagi Hati Yang Terluka. Narasumber dari kegiatan itu adalah dua orang dari USIM dan dua orang dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga. Narasumber tersebut adalah Ilham Bin Che Daud dari pengelola Jurnal Darul Quran serta Ummah Binti Ahmad Najib dari Malaysia dan Dr. Muhsin Kalida serta Najwa Safira Gunawa dari UIN Sunan Kalijaga. Sebagai moderator adalah mahasiswa FDK yang berasal dari Malaysia. Koordinator kegiatan adalah Nurul Atiqah Ghafur.
Sebelum kegiatan berlangsung, disampaikan sambutan dari Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Hj. Ema Marhumah. Beliau menyampaikan bahwa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga prodinya ada lima di level sarjana dan tiga level magister. Prodi-prodi di FDK telah tersertifkasi internasional AUNQA dan akreditasi FIBAA. Bu dekan menyampaikan bahwa Islam mempunyai Al-Qur’an yang bisa menjadi petunjuk bagi pengembangan masyarakat dan menyelesaikan masalah-masalah sosial, termasuk hati yang terluka. Kegiatan Diskusi Ilmiah dilakukan dengan model tanya jawab yang dipandu host.
Dr. Muhsin menyampaikan bahwa Al-Quran merupakan obat hati, namun tidak semua orang mampu memanfaatkannya. Seperti dalam surat Al-Fatihah orang meminta pada Allah agar diberi jalan yang lurus, namun ketika diberi jalan yang lurus orang tidak memanfaatkan atau mau selalu berada di jalan yang lurus. Ilham Bin Che Daud menyampaikan bahwa semua manusia pasti bersedih dan semua manusia pasti gembira dan yakinlah bahwa ujian kepada manusia itu sudah ada ukurannya. Ilham Bin Che Daud merupakan ahli manuskrip melayu.
Di akhir acara dilakukan penutupan oleh, Wakil Dekan Bidang III; Kerjasama dan Kemahasiswaan UIN Sunan Kalijaga, Dr. Pajar Hatma Indra Jaya. Pak Pajar berharap akan ada tindaklanjut dari seminar berupa pengabdian atau menulis bersama antara USIM dan UIN Sunan Kalijaga. Dalam acara penutupan, WD III menyampaikan Islam di Jawa juga sudah mengenalkan bentuk penyelesaian dari masalah yang bersumber dari Al-Qur’an, yaitu mondolan blangkon yang merupakan lambang kesabaran dalam budaya Jawa. Pada tahun 2023 FDK juga menerima kunjungan dari UKM Malaysia dan berhasil kolaborasi dalam bentuk menulis bersama.