Dua Mahasiswa FDK Menjadi Finalis Dimas Diajeng Sleman 2023

Vebri Aldiansyah dan Muhammad Ilman Nafi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta masuk Final dalam ajang Dimas Diajeng Sleman 2023. Mereka terpilih dari 15 pasang yang lolos finalis, menjadi 5 pasang yang menjadi Dimas Diajeng Sleman pada Jum’at malam (12/05) di Performance Hall FBSB UNY.

Vebri Aldiansyah mahasiswa Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi di nobatkan sebagai Wakil Dimas Diajeng Sleman 1 dan Muhammad Ilman Nafi mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi sebagai Juara Harapan 1 Dimas Diajeng Sleman 2023.

Muhammad Ilman Nafi mengatakan Dimas Diajeng Sleman bukan hanya sebagai seorang Duta Wisata yang berfokus pada pariwisata melainkan juga sebagai Duta Daerah. Dimas Diajeng Sleman adalah sebuah role model yang ikut serta menjadi representasi Kabupaten Sleman untuk berkreasi, berinovasi, dan berpartisipasi membangun Sleman. Sleman Sembada. Dimas Diajeng Sleman, Berkarakter, Peduli, Berprestasi.

Ilman menambahkan Saya yakin bahwa Dimas Diajeng Sleman menjadi tempat terbaik di lingkup Kabupaten Sleman untuk saya mengembangkan diri dan softskill yang saya miliki. Saya berusaha memberikan yang terbaik yang saya bisa, apalagi saya sudah semester 8, motivasi untuk membanggakan orang tua tidak pernah luntur, tentunya saya ingin ikut serta membangun Sleman menjadi lebih baik lagi.

“Saya sangat bersyukur sekali ketika masuk di Finalis 15 besar Dimas Diajeng Sleman, hal itu menjadikan saya lebih bersemangat lagi untuk berjuang di ajang ini. Pembekalan dan kegiatan yang sudah saya laksanakan juga memberikan kesan bahagia dan sangat mengenang, dengan bertambahnya relasi dan juga teman-teman yang saling support didalamnya. Terima kasih sudah memberikan kesempatan ini untuk saya.” kata Muhammad Ilman Nafi.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, M.Si. menuturkan keberhasilan dua mahasiswa FDK (Fakultas Dakwah dan Komunikasi) dalam lomba Dimas Diajeng Kabupaten Sleman ini menunjukan bahwa mahasiswa FDK mempunyai keunggulan yang sebanding dengan kampus-kampus lain.

“Bahkan saya merasakan ada sistem atau semesta yang mendukung mahasiswa di FDK atau di Universitas yang mendukung prestasi mahasiswa ini terbukti setiap tahunnya ada lebih dari 100 kejuaraan yang diperoleh mahasiswa FDK. Saya berharap dengan diperolehnya prestasi itu membuka kesempatan mahasiwa untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berkontribusi bagi pembangunan, khususnya deseminasi keunggulan Kabupaten Sleman ke masyarakat luas.” tutur Pajar.

Pemilihan Dimas Diajeng Sleman kali ini diikuti 107 peserta. Dari jumlah tersebut, terpilih 30 peserta atau 15 pasang yang lolos menjadi finalis. Angka ini mengerucut menjadi 5 pasang yang terpilih menjadi Dimas Diajeng Sleman, Wakil Dimas Diajeng Sleman 1 dan 2, serta Harapan 1 dan 2. Selain itu, juga diumumkan 3 kategori penghargaan yakni Dimas Diajeng favorit, Dimas Diajeng Berbakat dan Dimas Diajeng Persahabatan. (kh)

Liputan Terpopuler