Dilihat 0 Kali

02_752_model kolase (15).png
Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) menyelenggarakan pertemuan nasional di Balikpapan, Kalimantan Timur, selama empat

Senin, 08 Juni 2026 09:36:00 WIB

Fordakom Konsolidasikan Penataan Rumpun Ilmu Dakwah di Balikpapan

Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) menyelenggarakan pertemuan nasional di Balikpapan, Kalimantan Timur, selama empat hari, Kamis hingga Minggu (4–7/6/2026), untuk membahas penataan dan penguatan program studi rumpun ilmu dakwah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Forum ini dihadiri 28 PTKIN dari seluruh Indonesia, dengan peserta mencakup para dekan, guru besar, wakil dekan, koordinator program studi, serta pengurus asosiasi rumpun ilmu dakwah. FakultasDakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengirimkan 12 dosen sebagai bagian dari delegasinya.

Pembahasan dalam forum ini difokuskan pada empat program studi utama rumpun ilmu dakwah yang ada di bawah naungan Fakultas Dakwah di berbagai PTKIN.

Diskusi berlangsung intensif, mencakup penguatan regulasi, penataan nomenklatur program studi, hingga standardisasi mutu akademik di tingkat nasional. Seluruh agenda itu berangkat dari satu kebutuhan mendasar: memastikan kurikulum dan distingsi program studi dakwah tetap relevan di tengah dinamika transformasi digital dan perubahan sosial yang terus bergerak cepat.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Prof. Arif Maftuhin, menyebut forum ini sebagai titik penting dalam perjalanan pengembangan keilmuan dakwah secara nasional.

"Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi pengembangan rumpun ilmu dakwah di Indonesia," kata Arif.

Selain substansi akademis, forum ini juga dinilai berhasil memupuk rasa kebersamaan di antara para pengelola fakultas dakwah dari berbagai daerah. Moh. Khoerul Anwar, Ph.D., dosen FDK UIN Sunan Kalijaga yang turut hadir, mengapresiasi rancangan acara yang dinilainya mampu menyatukan beragam gagasan dalam suasana kolaboratif.

"Panitia mengonsep acara yang menarik dan efektif sehingga peserta merasa memiliki acara bersama, terlebih untuk kemajuan rumpun ilmu dakwah," ucap Khoerul.

Di sela-sela agenda forum, para peserta Fordakom juga melakukan aksi penanaman 250 bibit pohon akasia di Kawasan Embung H, Nusantara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Jumat (5/6/2026), sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat.

Fordakom menyatakan komitmennya untuk mengawal rumusan-rumusan yang dihasilkan di Balikpapan agar dapat segera diterapkan di masing-masing perguruan tinggi. Khoerul berharap sinergi yang terbangun selama pertemuan ini dapat terus terjaga.

"Semoga selalu kompak berdampingan dalam mengembangkan dakwah dalam pelbagai perspektif dan tindakan," pungkas Khoerul.