Dilihat 0 Kali

02_268_PAR PMI.png
Proses MoU FDK UIN Suka dan Afkaaruna Islamic School Terkait Tridharma Perguruan Tinggi

Senin, 20 Juli 2026 15:04:00 WIB

Sinergi FDK UIN Suka dan Afkaaruna Kelola Sampah Berkelanjutan Berbasis Ekoteologi

Keberlanjutan lingkungan kerap kali bermula dari kepedulian kecil di ruang-ruang edukasi. Kesadaran untuk menjembatani teori akademis dengan realitas penanganan sampah di masyarakat mendorong Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalin kolaborasi strategis dengan Afkaaruna Islamic School. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung hangat di Ruang Pertemuan Afkaaruna Islamic School, Sleman, Yogyakarta, Senin (20/7/2026).

Melalui kesepakatan yang tertuang dalam nota kerja sama tersebut, kedua lembaga sepakat mengembangkan program pengabdian masyarakat berbasis riset aksi partisipatif (participatory action research). Langkah kolaboratif ini berfokus pada pemetaan potensi lingkungan, pengelolaan sampah berbasis nilai-nilai ekoteologi, serta pelibatan aktif mahasiswa dan tenaga pendidik secara berkelanjutan.

Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDK UIN Sunan Kalijaga, Siti Aminah, mengungkapkan bahwa gagasan kerja sama ini tumbuh dari pengamatan langsung terhadap praktik baik pengelolaan lingkungan yang mulai dirintis di kawasan sekolah dan pesantren tersebut. Potensi di lapangan dinilai sangat sejalan dengan pilar keilmuan dan fokus pengabdian kampus.

"Kami melihat ada potensi besar di sini terkait pengelolaan lingkungan dan sampah. Kampus memiliki sumber daya manusia, baik dosen maupun ratusan mahasiswa, yang siap berkolaborasi. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada satu momentum, tetapi dapat berlanjut melalui program praktik pemberdayaan masyarakat mahasiswa secara berkesinambungan," ujar Aminah.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan ekoteologi—yang menyelaraskan pemahaman nilai keagamaan dengan tindakan nyata merawat alam—menjadi fondasi utama dalam mendampingi komunitas sekolah. Tahap awal kolaborasi difokuskan pada observasi lapangan, pemetaan fasilitas pengelolaan sampah, serta penyusunan skema edukasi yang melibatkan warga sekolah secara terpadu.

Inisiatif pengabdian yang terstruktur ini disambut baik oleh jajaran pimpinan fakultas. Dekan FDK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Arif Maftuhin, menegaskan pentingnya program pengabdian masyarakat yang terencana dengan baik agar mampu melahirkan dampak sosial yang terukur sekaligus terdokumentasi secara akademis.

"Pengabdian kepada masyarakat perlu dibangun secara terstruktur agar dampaknya terukur. Melalui pendekatan riset aksi ini, seluruh proses dan pembelajaran di lapangan nantinya ditulis dalam bentuk artikel ilmiah dan dipublikasikan. Selain menyelesaikan target program, kegiatan ini juga dilanjutkan oleh mahasiswa agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang," tutur Arif.

Wardania Dewi Firotul Chusna selaku Manajer Office of Partnership and International Affairs (OPIA) Afkaaruna Islamic School menyambut hangat kolaborasi ini. Baginya, kehadiran para akademisi dan mahasiswa merupakan dukungan moral dan teknis yang sangat berarti bagi perkembangan pesantren.

"Kami sangat mengapresiasi atas kerja sama ini. Semoga bisa bermanfaat untuk pesantren kami yang sedang merintis bidang pengelolaan sampah secara mandiri dan bentuk kegiatan pendukung lainnya untuk kemajuan ponpes dan santri," ungkap Wardania.