Dilihat 0 Kali

02_583_WhatsApp Image 2026-06-10 at 09.48.32.jpeg
Tiga dosennya terpilih menduduki posisi strategis dalam forum dekanat dan asosiasi keilmuan yang menaungi bidang dakwah dan peng

Selasa, 09 Juni 2026 13:15:00 WIB

Dosen FDK UIN Sunan Kalijaga Terpilih Memimpin Forum Dekanat dan Asosiasi Keilmuan Pengembangan Masyarakat

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali memperoleh kepercayaan di tingkat nasional. Tiga dosennya terpilih menduduki posisi strategis dalam forum dekanat dan asosiasi keilmuan yang menaungi bidang dakwah dan pengembangan masyarakat Islam.

Pemilihan dan pelantikan tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Forum Dekanat Dakwah dan Komunikasi (Fordakom) yang diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 4–7 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 148 peserta yang mewakili 28 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam reorganisasi Fordakom periode 2026–2028, Dekan FDK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Arif Maftuhin, M.Ag., M.A.I.S., terpilih sebagai Ketua Fordakom. Pada kepengurusan yang sama, Dr. H. Irsyadunnas, M.Ag., yang saat ini menjabat Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan FDK UIN Sunan Kalijaga, dipercaya sebagai Bendahara Umum.

Selain pemilihan pengurus Fordakom, forum tersebut juga menjadi ajang konsolidasi asosiasi program studi. Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, S.Sos., M.Si., dosen Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDK UIN Sunan Kalijaga, terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) untuk masa bakti 2026–2031.

Menurut Prof. Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, S.Sos., M.Si., terpilihnya tiga akademisi FDK UIN Sunan Kalijaga dalam kepemimpinan organisasi nasional tersebut merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh PTKIN se-Indonesia terhadap kapasitas akademik dan kepemimpinan yang dimiliki kampus tersebut.

“Kepercayaan ini sekaligus menjadi amanah untuk terus mengawal pengembangan keilmuan dakwah dan pemberdayaan masyarakat Islam agar semakin relevan dengan tantangan sosial yang berkembang,” ujarnya.

Sebagai Ketua P2MI, Prof. Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, S.Sos., M.Si. menargetkan penguatan program studi PMI melalui produksi pengetahuan yang berfokus pada inovasi sosial, dakwah, serta berbagai model penyelesaian persoalan sosial di Indonesia. Dalam tahun pertama kepemimpinannya, ia menargetkan penyusunan satu buku bersama sebagai referensi nasional dan perumusan mata kuliah standar asosiasi yang dapat menjadi rujukan bagi program studi PMI di berbagai perguruan tinggi.

Selain itu, P2MI juga akan memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah sebagai salah satu upaya memperluas peluang karier dan pengakuan profesi bagi lulusan Pengembangan Masyarakat Islam.

Fordakom merupakan forum koordinasi yang menghimpun para dekan dari fakultas-fakultas dakwah dan komunikasi di lingkungan PTKIN. Forum ini berperan sebagai wadah perumusan kebijakan akademik, penyelarasan kurikulum, serta penguatan sinergi antarkampus dalam pengembangan ilmu dakwah, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat Islam.

Pertemuan di Balikpapan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain terkait penataan nomenklatur program studi, standardisasi mutu pendidikan, serta penguatan kolaborasi akademik untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan tinggi di masa mendatang.