Bersama Merajut Mimpi: Dosen dan Mahasiswa S2 BKI UIN Suka Rancang Peta Jalan Baru

Ruang rapat Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu, 13 November 2024, terasa hangat dengan semangat kolaborasi. Para dosen, staf akademik, dan mahasiswa Magister Bimbingan Konseling Islam (BKI) berkumpul dalam satu tujuan: merancang masa depan yang lebih cerah bagi program studi mereka.

Kegiatan penyusunan roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah momen di mana ide-ide segar bertemu, semangat inovasi menyala, dan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat semakin menguat.

Wakil Dekan I, Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, M.Si. yang menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait keunikan dan distingsi dengan prodi BKI di kampus lain serta mempertimbangkan perkembangan teknologi dan kebutuhan stakeholder, mempertimbangkan agar road map itu tidak sampai memarginalkan dosen sebagai sumber daya masyarakat yang ada untuk meraih professor dan melakukan evaluasi dan continuous improvement.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Prof. Dr. Arif Maftuhin, M.Ag., M.A.I.S juga memberikan arahan mengenai road map harus diselaraskan dengan misi penelitian FDK yaitu melaksanakan penelitian dengan pendekatan integrasi dan interkoneksi yang dipublikasikan secara luas dan bermanfaat bagi kemanusiaan.

Narasumber pertama Nanang Erma Gunawan, M.ED., Ph.D selaku Dosen Universitas Negeri Yogyakarta yang mengisi materi tentang Mendesain Road Map Penelitian dalam Profesi Bimbingan dan Konseling Islam. Ia menyampaikan bahwa perlunya mengidentifikasi permasalahan sosial atau isu-isu yang berkembang sekarang seperti ketidakadilan sosial, perubahan sosial dan teknologi, keterbatasan kompetensi konselor, kurangnya sumber daya, stigma sosial, kesehatan mental, dan perubahan dalam struktur keluarga. “Adapun untuk memetakan jenis penelitian dapat berdasarkan attribute of a profession dari Greenwood, 1957”. kata Nanang.

Narasumber sesi kedua disampaikan via zoom oleh Dr. Wahyu Nanda Eka Saputra, M.PD., KONS. Selaku Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta yang mengisi materi tentang Peta Jalan Pengabdian Kepada Masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa “Pengabdian kepada masyarakat adalah proses berkesinambungan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek tetapi juga berfokus pada hasil jangka panjang.

“Melalui peta jalan yang terstruktur, perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung terhadap pembangunan masyarakat dan memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan yang sesuai dengan visi dan misi yang telah ditentukan. Membuat roadmap bias menggunakan teori fishbone dari Ishikawa 1920.” tutur Wahyu.

Pada sesi diskusi membahas poin-poin strategis yang menjadi focus penelitian dan pengabdian masyarakat dalam lima tahun kedepan. Berbagai usulan serta masukan terkait isu-isu kontemporer dalam bidang bimbingan dan konseling Islam dikemukakan oleh peserta, yang diharapkan mampu menjadi landasan bagi kebijakan program studi dalam menciptakan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Diharapkan, hasil dari penyusunan road map ini dapat segera diaplikasikan dan membawa manfaat yang lebih luas, khususnya dalam peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat Program studi magister bimbingan dan konseling Islam kedepannya.

Prof. Dr. Dra. Hj. Nurjannah, M.Si mengatakan bahwa antusias dari peserta yaitu dosen dan mahasiswa untuk ikut menyelenggarakan dan mensukseskan acara ini menjadi kegiatan yang sangat bagus untuk prodi magister BKI ke depan. Mahasiswa juga berkontribusi cukup baik kegiatan ini karena itu juga terkait dengan pemetaan untuk mengembangkan mahasiswa dengan masa depan yang lebih tertata dan sesuai dengan ilmu pengetahuan kemudian bisa di praktekkan pada sistematis prodi.

Salah satu peserta mahasiswa magister BKI yaitu Puji Rahayu, S.Sos menyampaikan kegiatan penyusunan roadmap ini sangat bermanfaat untuk menetapkan arah penelitian dan pengabdian masyarakat di Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Islam. Semoga ilmu yang di dapatkan dapat di terapkan secara optimal. Kegiatan ini berjalan lancar dan produktif, memberikan panduan yang jelas untuk pengembangan program studi kedepan. (Su-Kh)