Kick-Off Meeting: Langkah Awal Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suka Menuju Prodi Terbaik

Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga menggelar acara Kick-Off Meeting yang bertujuan merancang program kegiatan jangka panjang untuk setiap program studi (prodi) di fakultas tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Rohan pada 18-19 Desember 2024 dan dihadiri oleh 186 peserta, yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), alumni, mahasiswa, serta berbagai pihak terkait lainnya,. Acara ini menjadi momen penting dalam merumuskan rencana kerja prodi selama empat tahun ke depan.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Prof. Arif Maftuhin, menjelaskan bahwa tujuan utama dari Kick-Off Meeting ini adalah untuk merancang program kegiatan yang dapat membuat prodi di fakultasnya menjadi unggul di masa depan. Dengan adanya pertemuan ini, setiap prodi diminta untuk menyusun rincian kegiatan yang dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu primer, sekunder, dan tersier. Kegiatan primer, yang diberi kode satu, menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan, sedangkan kode dua dan tiga disesuaikan dengan ketersediaan dana.

Apa yang Diharapkan dari Rencana Ini?

Menurut Prof. Arif, dengan adanya penyusunan proposal tahunan yang mengacu pada Rencana Kegiatan dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL), diharapkan setiap prodi dapat menjalankan program kerja dengan lebih terstruktur dan efisien. Kegiatan yang telah direncanakan tidak lagi memerlukan penyusunan proposal secara terpisah setiap tahunnya, karena proposal tahunan sudah mencakup semua kegiatan yang direncanakan.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan review visi dan misi yang dilakukan dalam rangka Kick-Off Meeting ini. Beliau menyatakan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dalam memperkuat koordinasi antara program-program kerja yang ada, sehingga pelaksanaan kegiatan pada tahun 2025 bisa lebih terarah dan terstruktur. "Dengan langkah ini, apa yang akan dilakukan pada tahun 2025 sudah jelas dan memiliki rincian program kerja yang terencana dengan baik," ujar Rektor.

Siapa yang Terlibat dalam Kick-Off Meeting?

Selain para peserta dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Kick-Off Meeting juga dihadiri oleh Kabiro UIN Sunan Kalijaga, Ali Sodik, yang memberikan penjelasan mengenai pentingnya sistem digital dalam pengelolaan tugas belajar dosen dan kenaikan pangkat. Sistem ini memudahkan pemantauan kinerja dosen serta memperlancar proses administrasi terkait pengembangan karier dosen dan tendik.

Rektor UIN Sunan Kalijaga juga menekankan pentingnya pencapaian akreditasi yang lebih tinggi untuk meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi. "Bagi prodi yang sudah unggul, kita akan berupaya untuk mencapai akreditasi internasional, yang akan meningkatkan daya saing kita di kancah internasional," ujar Prof. Nurhaidi. Dengan semangat yang sama, universitas menargetkan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) sebesar 220 miliar rupiah pada tahun 2025, di mana setiap kegiatan kerja sama yang dilakukan universitas akan mendukung pencapaian target tersebut.

Keterampilan Teknologi Jadi Kunci Keberhasilan

Pada kesempatan ini, Kabiro Dr. Ali Sodik juga menyoroti pentingnya transisi pegawai tendik dari sistem manual ke berbasis teknologi. Mengingat tantangan akan banyaknya pegawai yang pensiun dalam waktu dekat, perencanaan dan strategi dalam pengelolaan pegawai perlu dilakukan dengan cermat, agar operasional kampus tetap berjalan lancar. Keterampilan dalam teknologi menjadi kunci utama dalam memastikan pegawai tendik dapat beradaptasi dengan perubahan yang ada.
Dengan berbagai arahan dan langkah strategis yang telah dirumuskan dalam Kick-Off Meeting ini, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga semakin siap untuk mengembangkan program studi yang unggul dan bersaing di tingkat internasional. (Kh)