Menyiapkan Lulusan FDK Yang Mampu Berkarya Nyata Dan Melakukan Inovasi Unggul

Wisudawan tahun 2021 ini memiliki tantangan tersendiri. Selain harus menghabiskan sisa pembelajaran di tengah wabah Covid-19, ketika lulus mereka menghadapi ketersediaan lapangan kerja yang terbatas. Untuk itu, dibutuhkan pendekatan khusus bagi para lulusan yang berbeda dibandingkan lulusan sebelumnya. Hal terpenting itu yakni membekali kemampuan untuk beradaptasi menerima perubahan dan juga pola pikir positif.

“Dalam menjalani kehidupan sekarang ini, penting untuk bagaimana integrasi antara iman, ilmu dan amal seimbang dalam pelaksanaannya. Jangan sampai punya ilmu tidak diamalkan, berilmu tapi tidak beriman. Semua harus dilakukan sesuai aturannya agar dalam hidup merasa nyaman dan tentram” tutur Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Prof. Dr. Hj. Marhumah, M.Pd. saat memberi sambutan acara Pelepasan Wisudawan Program S1 dan Magister, Selasa (23/2).

Lebih lanjut Marhumah berpesan kepada calon wisudawan untuk memegang teguh core velue UIN Sunan Kalijaga di mana pun berada. Dalam bermasyarakat bisa menerima perubahan dan bersifat inklusif untuk menjadi ummatan washaton. “Untuk itu saatnya merubah niat, perbaiki amal dan akan memperoleh hasil yang baik”. kata Marhumah.

Menurut Zamzani, S.Sos untuk menjadi lebih baik di kehidupan nyata yakni dengan berwirausha. Namun, tantangan ke depan sebagai entrepeuner harus bisa membaca kondisi sekarang, jika tidak akan kolap.”Meski menjadi pengusaha peluang gagal itu ada, tetapi kegagalan bagian dari kesuksesan”. kata Zamzani selaku founder Gubuk Sejuta Motivasi di Bangka Belitung yang juga alumni Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial saat menjadi narasumber.

“Apalagi di era milenial ini banyak kesempatan dan peluang yang bisa diambil. Tentunya dengan kerja keras dan fokus apa yang kita kerjakan. Jika kita lahir dalam kemiskinan itu takdir, namun jika mati dalam kemiskinan itu pilihan. Bagaimana memilih jalan hidup kita sendiri.” pungkas Zamzani.

Taufik Rahman, S.Kom., M.Sos. mengemukakan untuk mampu bertahan di era sekarang ini membutuhkan enam langkah, yaitu senantiasa berpikir positif, mampu membaca situasi, mempunyai kemampuan komunikasi yang baik, dapat berkolaborasi dengan siapapun, mempunyai komitmen tinggi dan menjadikan diri kita sebagai bintang kehidupan yang senantiasa melayani semua orang, menghargai orang lain dengan berterimakasih atas usaha dan bantuannya, senantiasa belajar dan menerima apa yang di terima.

Dalam acara ini Fakultas Dakwah dan Komunikasi akan meluluskan 110 wisudawan dari 6 program studi, yakni Komunikasi Penyiaran Islam (20 mahasiswa), Bimbingan Konseling Islam (36 mahasiswa), Pengembangan Masyarakat Islam (14 mahasiswa), Manajemen Dakwah (17 mahasiswa), Ilmu Kesejahteraan Sosial (16 mahasiswa) dan Prodi Magister Komunikasi Penyiaran Islam (7 mahasiswa).

Sementara itu lulusan terbaik tingkat sarjana diperoleh Annisa Rabbiatun Tamimah dengan IPK. 3,89 lama studi 3 tahun, 3 bulan, 7 hari dari Prodi Bimbingan Konseling Islam. Sedangkan terbaik tingkat magister diraih M. Sabron Sukmanul Hakim dengan IPK. 3,71 lama studi 2 tahun, 3 bulan, 21 hari. (khabib)

Selengkapnya di channel Youtube FDK:https://www.youtube.com/watch?v=bszMkK_0XY8