Reflesksi Hari Ibu FDK Gelar Webinar “Merajut Peran Domestik Dan Publik Perempuan”

Para narasumber menyampaikan materi dalam webinar.
Setiap tahun, kita memperingati hari ibu sosok manusia yang menerusan perjalanan manusia untuk selalu eksis di muka bumi ini. Dalam perjalanannya Sosok ibu selalu mejadi sorotan karena selain menjadi ibu sebagai penerus perjalanan manusai, ia sangat dibutuhkan untuk eksis dalam bidang kehidupan yang lain, baik sebagai mahluk sosial maupun beraktifitas di dunia publik secara eksis.
Peringatan hari ibu kali ini menjadi penting untuk kita melakukan refleksi perjuangan ibu dalam dua ranah privat dan publik, sudah banyak ibu yang melakukan peran sebagai pimpinan di ranah publik dan dengan kesungguhannya mampu menyeimbangkan peran-peran penting itu.
Pada sisi lain sekarang muncul kesadaran baru dari pihak laki laki sebagai ayah dan merupakan sebuah kebutuhan bersama dalam membersamai anak, tidak hanya bisa dilakukan oleh perempuan akan tetapi juga laki laki untuk mempertahankan keutuhan keluarga.
Maka dari itu Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menghadirkan kepada masyarakat untuk mengetahui peran ibu dalam keluarga dan di dunia publik, dengan menggelar webinar nasional bertema “Merajut Peran Domestik Dan Publik Perempuan” Jum’at 17 Desember 2021 melalui zoom meeting.
Pada dialog tersebut menghadirkan narasumber seperti Dr. Hj. Kustini Sri Purnomo.( Bupati Sleman) Dr. Hj. Maria Ulfah, MA (KOMNAS Perempuan), Dr. Abdur Rozaki, S.Ag., M.Si(Wakil Rektor Bidang IIIUIN Sunan Kalijaga), Prof .Dr. Hj. Marhumah, M.Pd (Dekan Fakultas Dakwah Dan Komunikasi), Dr. Ro’fah Al Makin . Ph.D (Dosen Prodi IKS Fakultas Dakwah Dan Komunikasi), Siti Nur Hidayah, M.A (Mahasiswa Australia University), Sinung Ristandy, M.Si (Dosen Prodi KPI Fakultas Dakwah Dan Komunikasi).
Prof .Dr. Hj. Marhumah, M.Pd dalam sambutannya kegiatan ini menjadi penting dan menarik karena bagaimana strategi efektif bagi perempuan yang berada di level TOP kepemimpinan, bagaimana advokasi tentang peran bapak rumah tangga kepada laki laki, serta refleksi dan penguatan pada perempuan yang berkarir di domistik dan publik diharapkan diterapkan di Indonesia.
(link materi narasumber)