Gerakan Dakwah Berbasis Bantuan Erupsi Gunung Semeru

Koordinasi pelaksanaan dakwah di gunung semeru
Gerakan dakwah yang dilakukan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ketika erupsi gunung Semeru di Kabupaten Lumajang sebagai wujud pengabdian masyarakat berbasis sosial-kemasyarakatan. Sejumlah mahasiswa yang terlibat di antaranya Arief Fadhil Saputra, Elok Nuriyatur Rosyidah, Anindya Septiana Arfiani, Sidik Purnomo, Dita Aprilianti, Arinil Haq, dan Atika Fadilatul Rosyidah Saputri.
Peran mahasiswa ini sangat penting dalam kegiatan kebencanaan sehingga membawa pengaruh positf dan meringankan beban masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu 11 Desember 2021 dan berlangsung selama 2 hari. Pengabdian masyarakat berbasis gerakan dakwah sosial ini dalam rangka penyaluran bantuan dan mengedukasi anak-anak di lereng Gunung Semeru.
Arief Fadhil Saputra selaku koordinator acara memberikan pengarah kepada teman-teman mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut untuk menggalang dana terlebih dahulu yang tersebar di sejumlah titik di Kota Yogyakarta seperti pertigaan UIN Sunan Kalijaga, Perempatan Jalan Gejayan, Jalan Raya Solo dan Jalan Malioboro. Hasil penggalangan dana tersebut selanjutnya dikirimkan pada masyarakat terdampak erupsi gunung semeru. Selain itu, penyaluran bantuan berupa pakaian, makanan, ataupun obat-obatan dikirimkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Arief mengingatkan sebagai mahasiswa turut berpartisipasi dalam kegiatan kebencanaan melalui sejumlah bantuan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak erupsi gunung semeru di Kabupaten Lumajang sehingga tercipta kebermanfaatan melalui penyaluran bantuan sosial.
Dr. Khadiq, M.Hum selaku dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga menyampaikan pentingnya gerakan sosial kemasyarakatan yang dilakukan mahasiswa merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat. Membantu meringankan beban warga terdampak erupsi Semeru adalah tugas mulia dan ini terus dilakukan.
"Pada gilirannya, ini sebagai wujud implementasi nilai-nilai kepedulian sosial atas bencana alam yang dialami masyarakat Lumajang. Harapannya, ke depannya kepekaan terus dirawat mahasiswa dalam menyikapi berbagai masalah sosial di tengah masyarakat sehingga belajar mengabdi dan terjun langsung di lapangan" kata Khadiq.