Komunikasi Dakwah Dalam Penguatan Wawasan Keislaman

Mengenalkan Islam melalui kegiatan mengaji yang diselenggarakan Madrasah Diniyah Baiturrahim Nologaten, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Rutinitas itu diisi dengan pembacaan iqra’ dan al-Qur’an oleh santri, menghafalkan do’a-do’a dan surah pendek. Penguatan wawasan keislaman diajarkan sejak dini melalui masjid sebagai wadah pembelajaran bagi santri berlangsung antusias. Sebagaimana diketahui, kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 06 Oktober 2021. Tantangan media sosial, paparan internet dan kecanduan game menyelimuti kehidupan anak-anak saat ini. Oleh karenanya, kegiatan mengaji menjadi modal utama dalam penguatan moral dan akidah.
Dita Aprilianti selaku guru ngaji menuturkan pentingnya membaca al-Qur’an sejak dini dilakukan santri sebagi penguatan moral dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT. Tantangan globalisasi media amat kompleks sehingga berhembus dalam dimensi kehidupan masyarakat, tidak terkecuali kalangan anak-anak yang rentan terpengaruh media digital.

Dita menambahkan pembiasaan mengaji yang dibimbing guru ngaji merupakan perbuatan mulia dan sebagai bentuk membentengi akidah dari berbagai serbuan informasi di sosial media. Disadari atau tidak, kehidupan anak-anak masa kini dalam bayang-bayang teknologi digital sehingga kegiatan mengaji ini menjadi penting yang diselenggarakan secara kontunyu. Harapannya, kegiatan ini dapat memupuk spirit keagamaan santri dan konsistensi rutinitas mengaji menjadi kebiasan rutin yang dilakukan baik di manapun dan kapanpun.

Dr. Khadiq, M.Hum mengapresi kegiatan mahasiswa sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. harapannya, kegiatan ini dilaksanakan secara kontinyu sehingga melahirkan insan mencintai al-Qur’an dan berkarakter akhlaqul karimah.