Dilihat 0 Kali

02_612_IMG_2036.JPG
Petugas kesehatan mengukur tekanan darah (tensi) mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Rabu, 16 September 2026 15:03:00 WIB

Jaga Kebugaran Mahasiswa Ketika Perkuliahan, FDK Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Fakultas dakwah Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi mahasiswa baru  pada Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan ini merupakan hari kedua dari rangkaian layanan kesehatan yang diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa baru FDK, khususnya Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS).

Rangkaian pemeriksaan ini meliputi pengecekan kesehatan umum serta pengukuran antropometri seperti tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh untuk memantau kondisi fisik mahasiswa di awal masa perkuliahan. Salah satu peserta pemeriksaan, Ananda Putri, mahasiswa baru asal Solo, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa stamina dan kondisi fisik yang prima sangat menentukan kelancaran aktivitas perkuliahan harian.

"Stamina itu penting banget untuk memulai perkuliahan. Kalau kita sehat, perkuliahan jadi lancar. Apalagi kalau harus naik-turun tangga sampai ke lantai empat untuk kuliah siang, suasananya panas dan menguras tenaga," ujar Ananda.
"Duduk lama di ruang ber-AC pasti membuat tubuh terasa capek. Namun, kita bisa mengatasinya dengan melakukan peregangan, izin berdiri sebentar, pergi ke toilet, atau minum air agar tidak dehidrasi," jelasnya.

Masa transisi dan penyesuaian sebagai mahasiswa baru juga berpengaruh pada perubahan berat badan dan pola makan. Ananda mengungkapkan bahwa beban tugas dan kesibukan maba dapat memicu perubahan berat badan, baik bertambah karena stres yang meningkatkan nafsu makan, maupun berkurang akibat tingginya aktivitas.

Pengalaman serupa dirasakan oleh mahasiswa baru lainnya, Riski Maulana, mahasiswa asal Cirebon. Setelah tinggal di Yogyakarta, berat badannya menurun dari 60 kg menjadi 55 kg. Penurunan ini dipicu oleh perubahan pola makan harian, seperti berkurangnya konsumsi sayuran dan tingginya frekuensi mengonsumsi makanan praktis seperti telur. "Pas sebelum ke Jogja itu kan 60, terus sekarang 55. Gara garanya makan telur terus ngga makan sayuran," ujar Rizki.

Melihat dinamisnya perubahan fisik dan gaya hidup mahasiswa baru, tenaga kesehatan yang bertugas, Diana Rismayani menjelaskan rincian pemeriksaan yang diberikan untuk memantau kondisi kesehatan para mahasiswa sejak dini. Ia berharap dapat mendeteksi kondisi fisik mahasiswa sejak dini serta mendorong terciptanya pola hidup sehat dalam mendukung keberhasilan akademik.

“Kami berada di FDK untuk mengadakan cek kesehatan gratis bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2026. Kali ini kita melakukan pemeriksaan mulai dari antropometri seperti tinggi badan dan berat badan untuk melihat IMT mahasiswa baru, kemudian pengukuran tekanan darah (tensi), hingga pemeriksaan laboratorium,” ungkap Diana Rismayani. (Din-prfdk)