Fakultas dakwah Komunikasi (FDK) UIN
Sunan Kalijaga menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi mahasiswa
baru pada Selasa (15/9/2026). Pemeriksaan
ini merupakan hari kedua dari rangkaian layanan kesehatan yang diperuntukkan
bagi seluruh mahasiswa baru FDK, khususnya Program Studi Ilmu Kesejahteraan
Sosial (IKS).
Rangkaian pemeriksaan ini
meliputi pengecekan kesehatan umum serta pengukuran antropometri seperti tinggi
badan, berat badan, dan indeks massa tubuh untuk memantau kondisi fisik
mahasiswa di awal masa perkuliahan. Salah satu peserta pemeriksaan, Ananda
Putri, mahasiswa baru asal Solo, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa stamina dan
kondisi fisik yang prima sangat menentukan kelancaran aktivitas perkuliahan
harian.
"Stamina itu penting banget
untuk memulai perkuliahan. Kalau kita sehat, perkuliahan jadi lancar. Apalagi
kalau harus naik-turun tangga sampai ke lantai empat untuk kuliah siang,
suasananya panas dan menguras tenaga," ujar Ananda.
"Duduk lama di ruang ber-AC
pasti membuat tubuh terasa capek. Namun, kita bisa mengatasinya dengan
melakukan peregangan, izin berdiri sebentar, pergi ke toilet, atau minum air
agar tidak dehidrasi," jelasnya.
Masa transisi dan penyesuaian
sebagai mahasiswa baru juga berpengaruh pada perubahan berat badan dan pola
makan. Ananda mengungkapkan bahwa beban tugas dan kesibukan maba dapat memicu
perubahan berat badan, baik bertambah karena stres yang meningkatkan nafsu
makan, maupun berkurang akibat tingginya aktivitas.
Pengalaman serupa dirasakan oleh
mahasiswa baru lainnya, Riski Maulana, mahasiswa asal Cirebon. Setelah tinggal
di Yogyakarta, berat badannya menurun dari 60 kg menjadi 55 kg. Penurunan ini
dipicu oleh perubahan pola makan harian, seperti berkurangnya konsumsi sayuran
dan tingginya frekuensi mengonsumsi makanan praktis seperti telur. "Pas
sebelum ke Jogja itu kan 60, terus sekarang 55. Gara garanya makan telur terus
ngga makan sayuran," ujar Rizki.
Melihat dinamisnya perubahan
fisik dan gaya hidup mahasiswa baru, tenaga kesehatan yang bertugas, Diana
Rismayani menjelaskan rincian pemeriksaan yang diberikan untuk memantau kondisi
kesehatan para mahasiswa sejak dini. Ia berharap dapat mendeteksi kondisi fisik
mahasiswa sejak dini serta mendorong terciptanya pola hidup sehat dalam
mendukung keberhasilan akademik.
“Kami berada di FDK untuk
mengadakan cek kesehatan gratis bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2026. Kali ini
kita melakukan pemeriksaan mulai dari antropometri seperti tinggi badan dan
berat badan untuk melihat IMT mahasiswa baru, kemudian pengukuran tekanan darah
(tensi), hingga pemeriksaan laboratorium,” ungkap Diana Rismayani. (Din-prfdk)