Dilihat 0 Kali

02_931_model kolase (16).png
Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar kegiatan konsinyering penyusun

Rabu, 03 Juni 2026 10:53:00 WIB

FDK UIN Sunan Kalijaga Evaluasi Capaian Prodi untuk Akreditasi Unggul dan Internasional

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar konsinyering penyusunan dokumen akreditasi di Hotel Grand Rohan Yogyakarta pada 3–4 Juni 2026. Kegiatan ini difokuskan pada percepatan penyusunan instrumen akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) untuk Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) serta akreditasi internasional ACQUIN untuk Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Dekan FDK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Arif Maftuhin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memastikan penyusunan borang akreditasi dapat diselesaikan secara tuntas dan tepat waktu. Menurutnya, pengalaman Program Studi KPI yang telah berhasil menyusun Borang Lamspak menjadi modal penting dalam menghadapi proses akreditasi berikutnya.

“Kita harus tetap optimistis. KPI telah menunjukkan bahwa penyusunan dokumen akreditasi LAMSPAK dapat diselesaikan dengan baik. Untuk IKS, target meraih akreditasi unggul melalui LAMSPAK juga harus segera diwujudkan. Selain itu keduanya harus menyelesaikan SAR-nya” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa validasi data menjadi aspek yang paling penting dalam penyusunan dokumen akreditasi. Keakuratan data tidak hanya menentukan hasil penilaian, tetapi juga berkaitan dengan masa depan mahasiswa serta kepercayaan para pengguna lulusan.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga FDK, Prof. Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan kolaborasi antar dosen. Sinergi tersebut dilakukan untuk membedah instrumen akreditasi secara komprehensif, terutama pada aspek penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, dan sistem penjaminan mutu.

Menurut Pajar, akreditasi tidak sekadar menjadi agenda administratif, melainkan sarana evaluasi terhadap capaian program studi selama tiga tahun terakhir sekaligus momentum untuk merumuskan program unggulan yang akan dikembangkan pada masa mendatang.

“Fakultas telah memberikan dukungan penuh, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pembiayaan. Tim penyusun saat ini fokus mengevaluasi capaian kinerja dan menyiapkan bukti fisik yang relevan agar seluruh narasi dalam dokumen akreditasi sesuai dengan indikator penilaian terbaru,” kata Pajar.

Ia menambahkan bahwa proses presentasi dan review internal menjadi tahapan penting untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan sehingga dapat segera dilakukan perbaikan sebelum proses asesmen eksternal berlangsung.

Melalui penguatan integrasi data dan penyusunan dokumen yang lebih sistematis, FDK UIN Sunan Kalijaga menargetkan seluruh proses pengisian borang dapat diselesaikan tepat waktu. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing global melalui sistem akreditasi nasional maupun internasional.

Pada akhir kegiatan, masing-masing ketua program studi mempresentasikan perkembangan penyusunan dokumen akreditasi. Sesi review melibatkan tim dari Lembaga Penjaminan Mutu yang terdiri atas Prof. Dr. Pajar Hatma Indra Jaya, Dr. Hikmah Endraswari, serta Dr. Rozak. Para reviewer memberikan masukan terkait kelengkapan data, konsistensi narasi, dan strategi pemenuhan indikator penilaian guna memperkuat peluang memperoleh hasil akreditasi terbaik.