Dilihat 0 Kali

02_502_model kolase (6).png
Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melakukan kunjungan studi banding

Selasa, 12 Mei 2026 14:47:00 WIB

UIN Bandung dan UIN Yogyakarta Perkuat Tata Kelola Kelembagaan dan Efisiensi Anggaran

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melakukan kunjungan studi banding ke FDK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk memperkuat tata kelola akademik dan transparansi keuangan. Rombongan yang dipimpin oleh Pembantu Dekan II Drs. H. Syamsudin RS., M.Ag. bersama tujuh staf bagian tata usaha tersebut diterima oleh Dekan FDK UIN Sunan Kalijaga, Prof. Arif Maftuhin, beserta jajarannya di ruang rapat Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Selasa (12/5).

Dalam pertemuan tersebut, Syamsudin menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan program studi dan berbagi pengalaman pengelolaan fakultas. Salah satu poin yang disoroti adalah keberadaan Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) di UIN Yogyakarta, serta perbedaan struktur organisasi di mana ilmu komunikasi di Yogyakarta berada di bawah fakultas yang berbeda, sementara di UIN Bandung tetap menjadi bagian dari FDK melalui prodi Jurnalistik dan Humas.

Fokus pembahasan beralih pada strategi pengelolaan anggaran yang dipaparkan oleh Prof. Arif Maftuhin. Ia menekankan komitmen efisiensi melalui kebijakan penggunaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang ketat dan hanya digunakan untuk keperluan mendesak. “Kebijakan ini bertujuan agar alokasi dana dapat dialihkan untuk penguatan lembaga dan pengembangan sumber daya manusia yang bersifat lebih konkret dan nyata.” kata Arif.

Arif Menjelaskan manajemen keuangan di UIN Yogyakarta juga mengedepankan prinsip keterbukaan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKKL) dengan melibatkan seluruh ketua program studi. Salah satu inovasi yang menonjol adalah integrasi program Sertifikasi Haji ke dalam RKKL, yang terbukti meningkatkan indeks kinerja kerja sama serta berdampak positif pada indikator perhitungan anggaran fakultas.

Selain itu, kedua pihak mendiskusikan dinamika minat mahasiswa pada prodi tertentu, seperti Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Bimbingan Konseling Islam (BKI). Melalui pertukaran gagasan ini, kedua institusi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan efektivitas pengelolaan anggaran berbasis prioritas.