Dilihat 0 Kali

02_781_IMG_2101.JPG
Suasana mahasiswa menjalani beberapa tahap pemeriksaan di Teatrikal FDK

Jumat, 18 September 2026 14:29:00 WIB

Cek Kesiapan Fisik Mahasiswa Baru, FDK UIN Suka Gelar Skrining Kesehatan

Ratusan mahasiswa baru dari Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta duduk rapi menanti giliran pemeriksaan kesehatan gratis, di ruang Teatrikal FDK pada Kamis (17/9/2026) pagi. 

Tim medis yang bertugas, dr. Diana Rismayani, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dirancang untuk membaca indikator kesehatan vital yang sering terabaikan oleh mahasiswa, seperti kadar hemoglobin dan gula darah. Kebiasaan melewatkan sarapan serta pola makan yang sekadar kenyang tanpa memperhatikan gizi seimbang kerap memicu potensi hipoglikemia dan anemia, khususnya bagi remaja putri. 

Selain masalah nutrisi, dr. Diana menyoroti maraknya gangguan refraksi mata akibat tingginya durasi penggunaan gawai dan laptop. Ia membagikan langkah praktis menjaga kesehatan mata dengan metode 20-20-20. 

"Setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan sejauh 20 kaki atau sekitar enam meter," terangnya. Ia juga menambahkan pentingnya menjaga kualitas tidur pada jam optimal—antara pukul 21.00 hingga 03.00 WIB—saat sel-sel tubuh melakukan regenerasi. 

Bagi para perantau yang baru memulai lembaran awal kehidupan kampus, kegiatan ini menjadi ruang jeda yang penting untuk mengenali kondisi fisik mereka. Seperti Faldi Agata, mahasiswa baru Prodi Manajemen Dakwah asal Cilegon, Banten, fasilitas pemeriksaan gratis ini memberikan rasa tenang tersendiri di awal masa perkuliahannya. Melalui pemeriksaan fungsi pancaindra dan fisik dasar, ia dapat memastikan kesiapan tubuhnya dalam menyerap materi perkuliahan harian secara optimal. 

"Adanya cek kesehatan gratis ini membuat saya bisa tahu bagaimana kondisi pendengaran, penglihatan, bahkan fisik yang saya alami sekarang. Ini bagus banget buat persiapan kuliah ke depannya," ujar Faldi. 

Hal senada diungkapkan oleh Gustia Cahya Prandana, mahasiswi baru Prodi Manajemen Dakwah. Menurutnya, berada di lingkungan baru menuntut kesiapan fisik dan mental yang seimbang. 

"Tes kesehatan ini sangat membantu saya sebagai mahasiswa baru untuk mengetahui bagaimana perkembangan kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Jadi saya sangat terbantu untuk memantau kondisi diri," kata Gustia. (prfdk)