Dilihat 0 Kali

02_283_IMG_1289.JPG

Selasa, 19 Mei 2026 16:18:00 WIB

Hadapi Pasar Kerja, FDK Siapkan Lulusan UIN Suka Berintegritas dan Mempunyai Keahlian Praktis

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan pembekalan bagi calon wisudawan guna meningkatkan kesiapan menghadapi dinamika pasar kerja pada Selasa (19/5/2026) di Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan diikuti oleh 104 calon mahasiswa dari delapan program studi jenjang sarjana dan magister.

Dekan Prof. Arif Maftuhin dalam arahannya menekankan bahwa keilmuan dakwah memiliki relevansi tinggi karena bersifat fleksibel dan mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat. "Ilmu yang kita berikan di Fakultas Dakwah dan Komuniasi akan berguna dari dunia sampai akhirat; di dunia, ini menjawab persoalan yang menjadi ladang pengabdian bagi lulusan," ujar Arif

Arif Maftuhin menambahkan bahwa integritas moral adalah modal utama yang tidak boleh ditinggalkan mahasiswa di tengah situasi global yang tidak menentu. "Peganglah idealisme dan integritas itu karena itu adalah pertaruhan yang harus kita jaga," ujar Arif di hadapan para calon lulusan.

Selain itu, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari CENDI UIN Sunan Kalijaga dan praktisi industri untuk memberikan perspektif komprehensif mengenai tantangan dunia kerja masa kini.
Muhammad Rashif Hilmi, M.Sc. dari CENDI memaparkan urgensi pemantauan alumni melalui instrumen tracer study sebagai bentuk evaluasi kualitas pendidikan. Rashif menegaskan bahwa pengumpulan data tersebut bertujuan untuk "memperkecil gap perbedaan antara keinginan perguruan tinggi dan kebutuhan pengguna lulusan".

Dari perspektif industri, Talent Acquisition Manager PT Transcosmos Indonesia Annisa Fricylia Saputrie menyoroti data pengangguran lulusan baru nasional yang mencapai 9,37 persen. Annisa mengingatkan para lulusan bahwa dalam era persaingan ketat saat ini, "gelar akademik saja tidak cukup lagi" tanpa dukungan keterampilan praktis dan adaptabilitas.

Para calon wisudawan juga dibekali pengenalan sistem "devalumni" yang telah terintegrasi untuk memantau rekam jejak karier mereka satu tahun pascakelulusan. Melalui langkah konkret ini, universitas berupaya memastikan alumninya mampu memberikan dampak nyata di masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme.