Dilihat 0 Kali

02_926_IMG_1334.JPG
Kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kamis, 13 Agustus 2026 10:20:00 WIB

FDK UIN Sunan Kalijaga MoU dengan Kementerian Haji dan Umroh

Kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dengan UIN Sunan Kalijaga akhirnya terwujud.  Nota Kesepahaman (MoU) ini menjadi pijakan strategis untuk mengoptimalkan potensi akademis dan tata kelola pelayanan ibadah haji. Penandatanganan dokumen dilakukan secara langsung oleh Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Dr. Puji Raharjo, S.Ag., S.S., M.Hum., bersama Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, S.Ag., M.A., M.Phil., Ph.D. di gedung Pusat Administrasi Umum UIN Sunan Kalijaga, Rabu (12/8/2026) kemarin.

Kerja sama ini bukan sekadar urusan administratif di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar bersama untuk mengintegrasikan nilai-nilai akademis ke dalam ekosistem haji yang kompleks. Fokus utamanya adalah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi jemaah tanah air

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menyebut pertemuan ini sebagai tonggak penting bagi kedua institusi. Ia memandang kolaborasi ini akan memberikan dampak luas, tidak hanya bagi kampus namun juga bagi umat secara keseluruhan.

"Hari ini kita melakukan satu momen bersejarah penandatanganan MoU dengan Kementerian Haji dan Umrah. Insyaallah MoU ini akan membawa manfaat dan berkah bagi kedua belah pihak terutama dalam menyukseskan pelaksanaan haji dan umrah," ujar Prof. Noorhaidi Hasan di sela-sela acara tersebut

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Dr. Puji Raharjo, menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyentuh sisi-sisi strategis ekosistem haji yang selama ini mungkin belum tergarap maksimal. Baginya, haji adalah ekosistem besar yang membutuhkan sentuhan riset dan pengembangan sumber daya manusia yang mumpuni

"Kami menyadari bahwa haji ini adalah ekosistem yang sangat besar yang melibatkan banyak pihak. Salah satu yang penting di sini adalah posisinya adalah perguruan tinggi. Nanti dari perguruan tinggi kita terutama di bidang pendidikan, riset-riset terkait dengan haji, dan kemudian bagaimana mengembangkan sumber daya masyarakat sehingga ekosistem haji ini memiliki nilai tambah untuk ekonomi di tanah air," tutur Dr. Puji Raharjo

Dalam teknisnya, ruang lingkup kerja sama ini mencakup hal-hal aplikatif, seperti penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji profesional serta penguatan kapasitas alumni untuk terjun langsung dalam layanan umat

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Prof. Arif Maftuhin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program studi untuk mendukung sinergi ini.

"Kami tadi sudah membahas berbagai wilayah pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh anak-anak alumni, mulai dari prodi komunikasi, kesejahteraan sosial, kemudian manajemen dakwah khususnya yang kebetulan punya konsentrasi manajemen haji dan umrah untuk ikut terlibat aktif dalam kerja sama ini," jelas Prof. Arif Maftuhin

Kolaborasi yang direncanakan berlangsung selama lima tahun ini diharapkan menjadi jembatan menuju cita-cita luhur "keadaban dan peradaban haji" yang menjadi visi Kementerian Haji.(prfdk)