Dilihat 0 Kali

02_268_IMG_9364.JPG
Salah satu mahasiswa baru FDK mengajukan pertanyaan di PBAK 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 08:19:00 WIB

548 Maba FDK Ikuti PBAK,UIN Suka Tanamkan Semangat Persatuan dan Moderasi

Suasana riuh dan hangat menyelimuti Gedung Multipurpose Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (19/8/2026) pagi. Di antara 5.711 mahasiswa baru yang memadati ruangan, sebanyak 548 mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) turut hadir mengenakan jaket almamater kebanggaan. Hari itu menjadi penanda dimulainya Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026.

Suasana khidmat terasa sejak rangkaian acara dimulai dengan salat Dhuha berjamaah dan tausiyah di Laboratorium Agama sebelum mahasiswa baru menuju Gedung Multipurpose . Kehadiran para mahasiswa baru yang berasal dari berbagai penjuru provinsi di Indonesia, bahkan mancanegara, memberikan warna tersendiri bagi kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ketua Panitia Universitas, Dr. Saifuddin, S.H.I., M.S.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya rasa persatuan di tengah latar belakang mahasiswa yang bervariasi. Ia mengingatkan bahwa meski berasal dari daerah yang berbeda, kini mereka berada di bawah naungan identitas yang sama.

"Kita berangkat dari warna yang berbeda, kita berangkat dari tempat yang berbeda, kita berangkat dari fakultas-fakultas yang berbeda. Namun satu hal yang membuat kita sama, bahwasanya kita satu Kalijaga," ujar Saifuddin di hadapan ribuan peserta.

Pesan tentang harmoni dan sikap moderat juga dipertegas oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Abdur Rozaki,S.Ag., M.Si. Menurutnya, kekayaan suku, etnik, hingga agama yang ada di UIN Sunan Kalijaga harus disikapi dengan keterbukaan hati. Ia berharap mahasiswa dapat membangun persahabatan lintas batas yang memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.

"Kita ingin ketika Anda semua masuk di UIN Sunan Kalijaga dengan keanekaragaman ini, Anda harus meletakkan sikap yang moderat, sikap yang toleran antara satu sama lain," tutur Rozaki menjelaskan pentingnya semangat kesetaraan di lingkungan kampus.

Sebagai puncak seremoni, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof.Noorhaidi, M.A., M.Phil., Ph.D., secara resmi menyambut para mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar "Kampus Peradaban". Beliau menekankan bahwa masa kuliah adalah fase transformasi besar, di mana mahasiswa dituntut untuk tidak sekadar menyerap ilmu, tetapi juga menjadi produsen pengetahuan yang kritis dan kreatif.

"Hari ini adalah hari pertama Anda memasuki gerbang baru, perjalanan baru. Bertransformasi dari pelajar menjadi pembelajar, dari siswa menjadi mahasiswa, dari penerima ilmu pengetahuan menjadi produsen ilmu pengetahuan di kampus ini," tegas Noorhaidi dalam pidatonya yang inspiratif.

Acara pembukaan ini juga menjadi titik tolak bagi para mahasiswa baru untuk mengenal tradisi akademik dan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari perpustakaan hingga organisasi kemahasiswaan.

Setelah seremoni di tingkat universitas usai, para mahasiswa pun diarahkan menuju fakultas masing-masing untuk melanjutkan proses pengenalan yang lebih spesifik, membawa harapan besar untuk menjadi sarjana yang mampu membanggakan bangsa di masa depan.