Dilihat 0 Kali

02_677_IMG_0034_edited.jpg
Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Arif Maftuhin memberikan sambutan kegiatan SOSPEM Prodi Magister

Rabu, 02 September 2026 14:37:00 WIB

Menyiapkan Mahasiswa Magister FDK Menjadi Penggerak Perubahan Sosial

Ruang 306 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dipenuhi suasana hangat pada Selasa (1/9/2026) pagi. Puluhan mahasiswa magister baru berkumpul mengikuti Sosialisasi Pembelajaran (Sospem) Semester Gasal 2026/2027 untuk bersiap memasuki jenjang akademik yang tidak sekadar mengejar gelar, melainkan merawat komitmen sosial.

Agenda orientasi ini dirancang untuk membekali mahasiswa S2 dalam memproduksi pengetahuan yang mampu menjawab berbagai dinamika di masyarakat. Melalui rangkaian sesi materi manajemen diri, relasi sosial, pencegahan kekerasan di kampus, hingga integritas akademik, fakultas menegaskan posisinya sebagai ruang keilmuan yang adaptif dan berdampak.

Dalam pembukaan acara, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Arif Maftuhin, menekankan bahwa peran pendidikan tinggi magister hendaknya melampaui sekat-sekat ruang kelas. Mahasiswa dituntut menjadi sosok intelektual transformatif yang peka dan hadir langsung di tengah warga, bukan sekadar berteduh di balik teori.

"Apakah kita benar-benar punya komitmen untuk menjadikan universitas itu sebagai lembaga keilmuan yang memperbarui pengetahuan dan menggerakkan perubahan sosial," ujar Arif. Ia meyakini bahwa karakter intelektual sejati lahir dari kesediaan untuk mendampingi dan menyelesaikan persoalan riil di masyarakat.

Pajar Hatma Indra Jaya menyampaikan arahan kepada mahasiswa Prodi Magister FDK

Selaras dengan pandangan tersebut, Wakil Dekan Bidang I FDK, Pajar Hatma Indra Jaya, menyampaikan bahwa mahasiswa pascasarjana ditantang untuk aktif membaca fenomena sosial serta mengolahnya menjadi karya pemikiran. Menurutnya, tradisi menulis menjadi kunci utama agar pengetahuan tersebut dapat terdistribusi secara luas.

"Tujuan Sospem ini adalah membuat teman-teman segera menyatu. Bagaimana teman-teman nanti bisa produktif memproduksi pengetahuan, salah satunya lewat menulis. Tugas S2 itu melakukan interpretasi dan analisis tajam terhadap realitas," tutur Pajar.

Kesiapan pengajaran jenjang magister ini juga ditunjang oleh iklim akademik yang disiplin dan terukur. Selain pemenuhan standar bahasa asing, kemampuan mempublikasikan gagasan dalam jurnal ilmiah menjadi syarat penting yang harus disiapkan sejak awal perkuliahan.

Pengelola akademik pascasarjana, Khoirudin, mengingatkan para mahasiswa agar menjaga konsistensi riset dan penulisan karya ilmiah selama masa studi. "Karena ini program magister, nanti di Fakultas Dakwah kita wajibkan untuk menulis artikel jurnal sebagai salah satu syarat munaqasah. Waktu studi Anda itu sangat pendek, jadi proses menulis harus dimulai dari sekarang," terangnya.

Melalui orientasi yang terstruktur dan pendekatan yang humanis, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga siap mengawal perjalanan para mahasiswa magister. Harapannya, pengetahuan yang diproduksi dari kampus dapat menjadi kontribusi nyata bagi penyelesaian berbagai masalah sosial di tengah bangsa.(prfdk)